APBN KITA MEI 2026 BARU DIRILIS !!
TAPI ADA SATU HAL YANG TIDAK DIBAHAS
KEMANA UANG RP 10,2 TRILIUN YANG KEJAKSAAN SERAHKAN KE PURBAYA LANGSUNG DI SAKSIKAN PRABOWO?
KOK TIDAK TERCATAT?
YANG KEMARIN APAKAH CUMA GIMICK?
Jumat 5 Juni 2026, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan laporan APBN KiTa edisi Juni dengan senyum di wajah dan jempol ke atas. Tapi di balik infografis biru cerah itu, ada angka-angka yang perlu dibaca dengan sangat teliti.
Dalam 5 bulan pertama 2026 (Januari–Mei):
Pendapatan Negara: Rp1.185,0 triliun atau 37,6% dari target APBN. Belanja Negara: Rp1.365,4 triliun atau 35,5% dari target APBN.
Defisit: Rp180,4 triliun
atau 0,70% dari PDB.
Artinya setiap hari selama Januari–Mei 2026, negara membelanjakan rata-rata
Rp9,1 triliun — sementara hanya mendapat pemasukan Rp7,9 triliun. Selisihnya ditutup dengan utang.
Dengan Stop MBG yg menghabis 1.2T per hari sebernarnya sudah menutup defisit tersebut.
Yang paling mengejutkan:
defisit ini melonjak 763,3% dibanding periode yang sama tahun lalu, di mana defisit Mei 2025 hanya Rp20,9 triliun atau 0,09% dari PDB.
DARI MANA UANGNYA MASUK?
Total pendapatan Rp1.185,0 triliun berasal dari:
Penerimaan Pajak: Rp834,4 triliun 70,4% dari total pendapatan, tumbuh 22,1% dibanding tahun lalu. Ini tulang punggung utama APBN.
PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak): Rp226,4 triliun — 19,1% dari total pendapatan, mencakup SDA, dividen BUMN, dan layanan pemerintah.
Kepabeanan dan Cukai: Rp123,8 triliun — 10,4% dari total pendapatan, hanya tumbuh tipis 0,7% yoy, paling lambat di antara semua sumber.
Hibah: Rp400 miliar sangat kecil secara proporsi.
Dan di sinilah pertanyaan besar muncul lebih lanjut di bagian bawah.
KE MANA UANGNYA KELUAR?
Total belanja Rp1.365,4 triliun terbagi dalam tiga blok besar:
BLOK 1 — BELANJA KEMENTERIAN/LEMBAGA (K/L): Rp517,7 triliun (37,9% dari total belanja)
Tumbuh masif 58,9% dibanding tahun lalu — didorong oleh program MBG, penyaluran bansos, dan pencairan THR.
Tiga K/L dengan anggaran terbesar 2026: Badan Gizi Nasional posisi pertama dengan pagu Rp268 triliun untuk MBG, Kementerian Pertahanan kedua Rp187,1 triliun, Kepolisian RI ketiga Rp146 triliun.
Artinya tiga besar pengguna anggaran adalah makan siang anak sekolah, militer, dan polisi
bukan kesehatan,
bukan infrastruktur,
bukan riset.
BLOK 2 — BELANJA NON-K/L: Rp541,6 triliun (39,7% dari total belanja — blok terbesar)
Ini pos terbesar dan paling luput dari perhatian publik.
Isinya: pembayaran manfaat pensiun, subsidi BBM dan listrik, serta kompensasi energi.
Komponen paling sensitif: bunga utang domestik Rp538,70 triliun per tahun penuh, bunga utang luar negeri Rp60,74 triliun.
Setiap pelemahan rupiah 1% dari asumsi APBN Rp16.500, beban bunga utang valas bertambah Rp607 miliar secara otomatis.
Dengan rupiah sudah di Rp18.000 — meleset 9% dari asumsi potensi bengkak lebih dari Rp5 triliun hanya dari bunga valas, belum termasuk subsidi BBM yang ikut melambung.
BLOK 3 — TRANSFER KE DAERAH (TKD): Rp306,1 triliun (22,4% dari total belanja)
Transfer ke daerah justru turun 4,9% dibanding tahun lalu — daerah mendapat lebih sedikit di saat pemerintah pusat belanja lebih banyak.
Pelayanan publik di kabupaten dan kota makin tertekan sementara program populis pusat terus diperluas.
SEKARANG, KE MANA RP10,2 TRILIUN UANG RAMPASAN KEJAKSAAN?
Ini yang tidak dibahas Purbaya dalam konferensi pers padahal uangnya diserahkan hanya 23 hari sebelum laporan dirilis, disaksikan langsung Presiden Prabowo.
Rinciannya: Rp3,42 triliun dari penagihan denda administratif kehutanan, dan Rp6,84 triliun dari penerimaan pajak PBB serta non-PBB hasil penertiban kawasan hutan.
LALU MENGAPA TIDAK MUNCUL EKSPLISIT DI APBN?
Jawabannya ada di mekanisme teknis yang tidak pernah dijelaskan ke publik secara jujur.
Rp6,84 triliun dari total Rp10,2 triliun itu berasal dari penerimaan pajak PBB dan non-PBB hasil pengawasan Satgas PKH.
Komponen ini masuk bukan ke PNBP
LO PADA SIBUK NGOMONGIN KORUPSINYA DADAN ?
NIH ADA 1 KASUS YANG GA KALAH GILA. Kenalin,SILMY KARIM.
Doi adalah wakil menteri imigrasi dan pemasyarakatan,dulunya ngejabat sebagai dirjen imigrasi.skrg?TERSANGKA KPK.
MODUSNYA? IZIN TINGGAL WNA SENGAJA DIPERSULIT!Supaya apa? supaya pemohon bayar ekstra. Di loket daerah bayar,pusat bayar lg.
Hasilnya?menurut KPK ada aliran dana 366 M di 96 rekening!
Yg dari gaji 3%, sisanya?
Diduga dr pemohon.
Tiap Jumat duitnya dibagi2,
kepada para oknum di dirjen imigrasi.
Silmy sendiri kebagian 100 juta, TIAP MINGGU.
Dan b4ngs4tnya,supaya ga ketauan,mereka pake rekening OB sampe kerabat.
Bahkan ada kode buat diskusi besaran jatah pake istilah "vokalis" , "GITARIS dapet berapa", KOREOGRAFER dapet berapa", dan MALAIKAT buat uang yang dikasih ke pejabat2 tinggi.
cc:threaddns.d.manace
I can’t help but think that oppressing the Indonesian LGBTQIA+ community when the currency just hit 18k is an act of scapegoating. you all are distracted (or even worse, buzzers?)
please, always remember who the real enemy is!
keos bgt anjir baru 1.5 tahun WKWKWK gila wo mundur ajalahh nama lu jg udah jelek baik di negara sendiri maupun di global😭😭 gabecus jir pantes dulu 4x kalah, ternyata dulu orang2 emg gapercaya sm lu karena ternyata keliatan ga mampunya
Pak Prabowo bilang sedih nyopot Dadan.
Tapi izinkan rakyat juga sedih:
37.673 anak & ibu hamil keracunan MBG , 36 provinsi, 445 kejadian massal, 2.348 orang rawat inap. Data bukan dari oposisi. Dari KEMENKES RI sendiri.
21.801 motor listrik dimark up jadi Rp 1 TRILIUN. Vendornya? Bengkel aja gak punya.
32.000 sepatu. 31.000 tablet. 5.400 TV 75 inci. Semua dikorupsi. Semua untuk program makan anak miskin.
Yayasan fiktif mereka sendiri yang dipasang jadi pengelola dapur. Tiap hari makan insentif miliaran ,sementara anak-anak keracunan.
Total anggaran MBG 2026: Rp 335 TRILIUN.
Dengan uang itu, kita bisa:
→ Renovasi seluruh sekolah rusak di Indonesia
→ Beasiswa penuh untuk jutaan mahasiswa
→ Air bersih untuk seluruh desa yang belum punya
→ Subsidi langsung tunai ke keluarga miskin , tanpa perantara, tanpa dapur, tanpa korupsi
Tapi yang terjadi: Anaknya keracunan. Uangnya dikorupsi. Pemimpinnya sedih , karena nyopot koruptornya.
Bedanya simpel, Pak: Kesedihan Bapak akan hilang.
Anak yang stunting dan keracunan — tidak semudah itu.
📌 Sumber: Kejagung RI · Kemenkes RI · Kompas · CNBC Indonesia · BBC Indonesia
https://t.co/E0Bl2KZ013
https://t.co/jjLp6vQku4
https://t.co/wvmF6JCqDd
https://t.co/bKgIsVyUyy
Presiden terdahulu klo market ancur, rupiah melemah, dan rakyat udah berisik bakal cepet ditangani problemnya.
2013 parah banget rupiahnya tapi pak SBY take action jg saat itu jadi bisa ternetralisir
2015 budget berantakan parah, trus Pak Jokowi take action jg dengan manggil balik bu SMI.
2018 berantakan karena tariff Trump dan BI berani pre-emptive rate hike dan pemerintah adjust anggaran juga
Baru kali ini market ancur hampir 40% dan rupiah melemah terus tapi gak ada respon serius. Masih nyalahin BI, masih glorifikasi MBG, masih anti kritik tentang plesir ke LN, dll.
Problemnya itu. Global economy gk lagi baik2 aja. Spekulasi pasar saham gila2an dan credit issue mulai muncul. Kalau gaya kerjanya masih kayak gini.
Gw gak paham lagi mau seberapa hancur rupiah dan IHSG ketika nanti kejadian.
Akhirnya ngebuktiin sendiri kalo MBG ini lahan basah Tanggal 9 April diminta kasih harga roti 1.500
padahal harga aslinya 3.000,
tapi nota tetap harus ditulis 3.000.
Habis itu semua chat hilang ditarik.
Semalam chat lagi, ternyata masih juga nego harga roti
cc:threadspidol
REPUBLIK INI SUNGGUH SESAK DAN BERISIK SEKALI DALAM 72 jam terkahir:
- nyinyiran kosong Seskab ke Pak Dino
- sidang panas di pengadilan Nadiem (sampe mati lampu)
- tuntutan geli-geli 2.5th kasus Andrie Yunus
- pencopotan si Botak Dadan sampe ditahan Kejaksaan
- kasus korupsi imigrasi, katanya wamen imigrasi hilang
- kurs Dollar/Rupiah cetak rekor Rp 18.000
Belum pernah semuak ini jadi WNI!😭🤬🫵🔥😵💫😇
MENGAPA HANYA INDONESIA YANG HANCUR?
Sementara mata uang tetangga berhasil memanfaatkan fundamental ekonomi untuk menahan gejolak global, Rupiah justru anjlok dua digit (-10,84%).
Alasan "Tekanan Global" tidak lagi relevan.
INI SALAH URUS !!!
februari lalu celios udah ngitung berapa duit negara yg berakhir jd sampah makanan MBG.
tapi ga ada yg peduli 😅
dlm seminggu kalau dihitung bisa ada 100 juta+ porsi MBG yg dibuang, dan itu nilainya setara Rp 1.27 triliun.
Rp 1.27 triliun seminggu cuma jadi sampah.
padahal dengan uang sebanyak itu, kita bisa membangun ratusan puskesmas atau memperbaiki sekolah-sekolah reyot di pelosok negeri, daripada jadi sampah 😹
Prabowo 53 kali ke luar negeri dalam 20 bulan, tapi buat nerima surat kepercayaan Dubes asing yang datang ke Jakarta aja susah ngatur jadwal.
Dino Patti Djalal , mantan Dubes RI untuk AS, orang yang hidupnya di dunia diplomasi , baru aja posting: ada 17 Dubes asing yang udah tiba di Jakarta tapi masih NUNGGU presiden.
Ada yang nunggu sampai 8 bulan. Termasuk dari negara ASEAN , tetangga sendiri.
FYI: selama belum serahkan surat kepercayaan, Dubes belum bisa kerja resmi.
Ini aturan internasional baku (Vienna Convention). Bukan protokol sepele.
Jadi "diplomasi aktif" yang diklaim itu: rajin keliling dunia, tapi Dubes yang datang ke rumah sendiri ditelantarin berbulan-bulan.🤷♂️
Kepala BPKP Yusuf Ateh tugasnya ngaudit Bank Mandiri.
Tapi selama 5 tahun (2021–2026), dia juga Komisaris Bank Mandiri , digaji oleh bank yang harusnya dia awasi. Baru dicopot April 2026.
Wakilnya, Agustina Arumsari? Komisaris Pertamina Patra Niaga. Yang juga diawasi BPKP.
Dua pimpinan lembaga "pengawas negara", dua-duanya punya kepentingan finansial di BUMN yang mereka awasi. Bertahun-tahun.
Terus ini mau ngomong antikorupsi?