orang yang punya childhood trauma, hal yang paling dia takut :
-dia takut menyusahkan orang lain
- paling susah minta tolong / atau bilang “tidak” untuk setiap kali orang minta tolong
- suka menyendiri
- rasa diri sendiri beban dalam hidup orang
- takut ditolak atau diabaikan
- jadi people pleaser
- selalu anggap dia bukan yang terbaik
yes , i’m one of them
ALAMI HIDUPMU
1. Hapus TikTok.
2. Tonton film² lama.
3. Nikmati rasa bosan.
4. Berhenti doomscrolling.
5. Makan tanpa gangguan.
6. Perlambat ritme pagimu.
7. Ambil waktu ke toko buku.
8. Berjalan tanpa headphone.
9. Percaya pada dirimu.
10. Kasih batas penggunaan ponsel.
11. Luangkan waktu untuk melamun.
12. Bayangkan masa depanmu.
14. Pelajari keahlian baru.
15. Cari tantangan baru.
Swiss gak punya laut.
Singapura gak punya sawah.
Jepang miskin sumber daya mineral.
Arab Saudi hutannya minim.
Belanda bahkan gak punya gunung.
indonesia punya semuanya. Alam lengkap, sumber daya ada, laut luas, tanah subur. Tapi kok UMR masih 5 juta ?
cc:threadputriamungkasi
manifest omongan adalah doa:
- pulang teng go
- kerja di tempat yang tepat
- gaji 15jt ++
- karir jelas
- kerja sesuai job/role
- lingkungan positif ga toxic
- perusahaan gak pelit/dzolim
- hak karyawan dipenuhi
- senin-jumat
- tanggal merah libur
- bisa beli apapun tanpa liat harga atau diskon
- bisa wfh/remote
cc:threadvaneshaaurelya
Percaya gak? Kalo mau jadi lebih beruntung dalam finansial, karir, jodoh itu kamu harus membuang identitas lamamu. Aku dulu selalu kejebak di pekerjaan yg sama bertahun-tahun, ketemu tipe cowo yg sama, temenan sama pembuli dan itu terjadi berulang kali. Dan setelah banyak merenung, aku sadar kalo ternyata yg salah itu aku sendiri. Aku merasa gak layak untuk diperlakukan dgn baik.
Caraku membuang identitas lama dan menciptakan identitas baru :
1. Berhenti mengutuk diri sendiri. Ucapan adalah doa
ليه لحد الحين ما فيه علاج نهائي لفيروس HIV (الإيدز)؟
قد سألت نفسك ليه HIV صعب مرة تنهيه؟
هالسلسلة بتشرح لك - بشكل بسيط - كيف HIV يدخل الجسم وليه للحين علاجه النهائي صعب.
ثريد
15 TANDA TUBUHMU SEDANG
MEMOHON BANTUAN
1. Bibir kering — Dehidrasi
2. Kuku putih — Kurang zat besi
3. Mata kedutan — Stres
4. Rambut menipis — Kurang protein
5. Sering sakit kepala — Kurang tidur
6. Kabut otak (Brain fog) — Vitamin B12
7. Kram kaki — Kekurangan magnesium
8. Selalu lelah — Rendah Vitamin D
9. Ngidam makanan manis — Kebiasaan pola makan yang buruk
10. Tangan dingin — Kadar zat besi rendah
11. Kulit kering — Kekurangan Omega-3
12. Imun lemah — Kekurangan seng (zinc)
13. Pusing/Kliyengan — Kurang zat besi
14. Tangan kesemutan — Kekurangan Vitamin B12
15. Suasana hati berubah-ubah — Kurang tidur
Pak, Indonesia itu butuh 9.000 ton paracetamol setiap tahun.
Sembilan ribu ton, pak.
Itu angka dari Kementerian Kesehatan.
Paracetamol yang harganya 2.000 rupiah di warung sebelah, adalah obat paling banyak dikonsumsi di negara kita.
Pusing? Paracetamol.
Demam? Paracetamol.
Pegal habis kerja? Paracetamol.
Gak enak badan tapi gak tahu kenapa? Paracetamol juga.
Dan kita gak pernah nganggep itu aneh. Sampai aku baca satu hal yang bikin aku "beneran ini?"
Tetangga gue. Bapaknya meninggal ninggalin rumah 800 juta. 2 bulan kemudian,
ibunya jual rumah itu diam diam.
Pas anaknya nanya, ibunya jawab:
"Kan rumah punya ibu. Ibu yg jaga bapak pas sakit."
Anaknya nggak berkata apa².
Tapi 3 bulan kemudian dia gugat ke PA.
Ibunya kaget. "Lho kok anak gugat ibu sendiri?"
Gue tanya pengacara PA.
Dia bilang: "Banyak yg gak tau. Pas bapak meninggal, rumah itu langsung jadi harta warisan."
Statusnya milik bersama semua ahli waris.
Siapa ahli waris? Istri dapet 1/8. Anak dapet sisanya.
Jadi ibu itu cuma punya hak 1/8 doang. Sisanya 7/8 punya anak anaknya.
Jual tanpa TTD anak = jual barang orang.
Ini dalilnya jelas banget.
Allah bilang di QS An Nisa ayat 7: "Bagi laki laki ada hak bagian dari harta peninggalan... dan bagi perempuan ada hak bagian pula."
Terus di KHI Pasal 174: "Harta warisan belum dibagi = milik bersama ahli waris."
Jadi sebelum dibagi lewat PA, gak ada yg boleh jual seenaknya. Mau itu ibu kandung sekalipun.
Kenapa banyak ibu nekat jual?
1. Butuh uang cepet buat biaya hidup
2. Ngiranya "kan aku istrinya, pasti hak aku semua"
3. Gak tau hukum. Dikira anak nurut aja
Padahal secara syariat itu haram. Ngambil hak orang lain. Secara hukum negara = perbuatan melawan hukum.
Bisa dibatalin jual belinya.
Temen gue cerita kasus nyata di PA Jakarta.
Ibu jual rumah 1,2 M tanpa TTD 3 anaknya. Pembeli udah bayar lunas, udah balik nama.
Anak gugat. Pengadilan mutusin: Jual beli BATAL. Sertifikat dibalikin ke nama almarhum bapak.
Pembeli rugi 1,2 M. Nuntut ibu itu. Ibu itu jual sawah buat balikin duit.
Nyesel seumur hidup.
Terus gimana biar aman?
Kalo bapak meninggal, langsung urus 3 ini:
1. Surat Keterangan Waris di Kelurahan
2. Penetapan Ahli Waris di Pengadilan Agama
3. Balik nama sertifikat ke semua ahli waris
Baru setelah itu boleh dijual. Dan uangnya dibagi sesuai faraidh.
Ini prosesnya makan 2-3 bulan. Tapi lebih baik daripada sengketa 5 tahun.
cc:threadbongkarsistem
tips hidup tenang di indo :
- lulus kuliah umur 21-22
- wajib kerja umur 22-23
- menikah maksimal umur 27 (ini udah keitung tua)
- sebelum nikah harus punya rumah
- setelah menikah wajib punya anak setahun kemudian, minimal punya anak dua
- umur 30 harus punya mobil
lanjut—
MAAF JOR0K! 🤢😩
cuma mau share pengalaman pribadi 🙏🏻😭 semenjak dikasih tips sama dokter THT langganan aku, udah bbrp bulan ini ga keluar benda busuk ini lagiiiii dan nafas jadi lebih wangi 😭👍🏻
- Ga bisa menangani bencana Sumatra? Dibelain.
- Keluar negeri terus? Dibelain.
- Kurban pakai APBN? Dibelain.
- Rupiah melemah? Dibelain.
- BBM naik? Dibelain.
- Harga kebutuhan pokok naik? Dibelain.
- PHK massal terjadi? Dibelain.
- Daya beli masyarakat turun? Dibelain.
- Utang negara bertambah? Dibelain.
- Pajak dinaikkan? Dibelain.
- Defisit melebar? Dibelain.
- IHSG anjlok? Dibelain.
- Lapangan kerja seret? Dibelain.
- Investasi mandek? Dibelain.
- Harga beras naik? Dibelain.
- Harga listrik naik? Dibelain.
- Program kontroversial jalan terus? Dibelain.
- Pejabat bikin pernyataan blunder? Dibelain.
- Kritik publik diabaikan? Dibelain.
- Demonstrasi mahasiswa diremehkan? Dibelain.
- Janji kampanye belum terealisasi? Dibelain.
- Menteri bermasalah dipertahankan? Dibelain.
- Kabinet gemuk? Dibelain.
- Anggaran membengkak? Dibelain.
- Kepercayaan pasar turun? Dibelain.
- Rating pemerintah turun? Dibelain.
- Apa pun yang terjadi: Dibelain.
Siapa pun yang mengkritik:
Disalahin.
Sesuci itu kah sosok yg pernah ada ISU HAM ini di mata kalian?
Ages 25–30 are really tough. You’re dealing with a shrinking friend group,aging parents,fixing the financial mistakes from ur early 20s,your career and your health. You’ve gotta find time to heal your mind. You just have to.
Temen gw kerja di PLN.
Dia bilang ada satu pertanyaan yang tiap hari bikin dia dimaki, dan dia capek ngejelasinnya.
Pertanyaannya: "kok beli token 100 ribu, dapet listriknya kurang? Sisanya ke mana?"
Dia cerita ke gw sambil geleng-geleng. "Yang motong duit itu bukan PLN. Tapi yang dimaki tetep kita."
Gw ngerutin dahi. Kalo bukan PLN, terus siapa yang ngambil?
Malem itu gw cek struk token gw sendiri. Ada satu baris kecil yang selama ini gak pernah gw baca.
CICILAN
Jangan lebih dari 35% gaji
TABUNGAN
Minimal 20% gaji lo
DANA DARURAT
Minimal 6 bulan biaya pengeluaran bulanan
GA BISA NABUNG?
Paksa, harus pisahin diawal bukan sisa terakhir
HIDUP DARI GAJI KE GAJI
Jaga pengeluaran. Max 50% gaji
TERLALU OBSESI SAMA UANG
Perbanyak berbagi
FOMO BELI INI ITU
Fokus kaya beneran bukan keliatan kaya doang
أنا عمري 27.
ضيّعت نص العشرينات في الاكتئاب، والتسويف، وانعدام الدافعية.
كنت أحاول أضبط حياتي بشكل يائس عن طريق إني أعد نفسي بوعود وأحط أهداف…
لكن كنت أفشل كل مرة لأنّي ما كنت فاهمة أساسيات تطوير الذات.
هذي 8 مفاهيم في تطوير الذات ودي لو كنت أعرفها من 5 سنوات (عشان تقدر تصلّح حياتك خلال 6 شهور):
Ilmu Yang Seharusnya
Diajarkan Pada Anak
Laki-laki
1. Main catur.
2. Cara jualan
3. Kapan harus beli tip.
4. Bercerita
5. Ganti ban sendiri
6. Belajar senjata api
7. Cara bertarung
8. Cinta alam
9. Public Speaking
10. Cara bikin orang ketawa
11. Jadi Wirausaha
12. Cara memancing ikan
13. Cara memperlakukan pasangan
14. Cara menghormati orang tua