@KrasnyyeRozy "Jauh?"
Salah satu alisnya naik.
"Hei, ini belum seberapa bahkan baru dimulai." Timpalnya.
"Selagi masih bisa, aku ingin dapat melunasi uang kuliah Denzel dan Ever dimasa sekarang." Terdengar idealis, tapi tidak ada salahnya.
@KrasnyyeRozy "Hmm." Berdehem kecil.
Franklin semakin melihat kedewasaan yang tumbuh pada istrinya. Terlebih setelah memiliki keluarga kecilnya.
"Aku yakin mereka akan senang menculik dua anak kecil kesayangan unclenya. Sangat dermawan."
@KrasnyyeRozy "Bukankah kau menyukai perdebatan?" Candanya.
Tentu tidak mengharapkan adanya problem besar ketika istrinya memanjakan si anak sulung mereka.
"Kasihan, haruskah lapor pada paman-pamannya agar dapat subsidi dibelikan wahana pokemon?"
@KrasnyyeRozy "Hm? Dia merajuk?" Celetuknya heran.
Memang usia anak yang mudah sekali tantrum. Meski Denzel terbilang cukup pandai mengatur emosinya.
"Apakah ada yang dia inginkan?"