Dari judulnya aku sempat mengira isinya akan membedah bagaimana corak pemikiran atau prinsip keislaman yang dianut Prabowo.
Jadi aku rangkum dengan teknik baca cepat dari kata pengantarnya kemudian daftar isi, pilih tema yang sesuai dan baca ringkasan buku di cover belakang. Dengan teknik tersebut kita akan mendapatkan maksud, tujuan dan isi buku secara cepat.
Ternyata buku ini lebih merupakan kumpulan tulisan dari berbagai tokoh mulai dari agamawan, akademisi, hingga politisi yang menceritakan sisi religiusitas Prabowo serta bagaimana mereka memandang kepemimpinannya. Ada satu tema besar yang coba diangkat, yaitu keterhubungan antara Islam dengan perdamaian, keadilan, spiritualitas, dan kesejahteraan rakyat.
Namun ada satu catatan yang menurutku penting. Karena sebagian besar penulisnya memiliki pandangan positif terhadap Prabowo, buku ini terasa kurang memberikan gambaran yang kritis atau berimbang. Bahkan ada bagian yang secara eksplisit membandingkan kepemimpinan Prabowo dengan Umar bin Abdul Aziz.
Di titik itulah aku menyadari bahwa buku ini sebenarnya tidak sedang mencari tahu "seperti apa Islam ala Prabowo". Alih-alih membedah pemikiran pribadinya, buku ini justru menampilkan bagaimana sejumlah tokoh melihat Prabowo sebagai seorang Muslim dan pemimpin.
Jadi jika kamu berharap mendapatkan penjelasan tentang "Islam versi Prabowo", ekspektasimu mungkin akan meleset. Judulnya memang menarik, tapi isinya lebih tentang bagaimana orang lain memaknai hubungan antara Prabowo dan Islam.
Since acquiring film rights for Spider-Man, Sony now made 11 films (Tobey Maguire, Andrew Garfield, Spider-Verse, Tom Holland) and grossed $10B+.
In 1998, Marvel agreed to sell Spidey film rights for:
▫️$10m
▫️5% of film gross
▫️50% of merchandise
Incredible deal for Sony…and it could have been better.
Marvel was coming off bankruptcy and, famously, offered Sony film rights for all its heroes and villains (other than X-Men, Fantastic Four) for $25m.
Sony only wanted Spider-man with one exec saying “Nobody gives a shit about any of these other Marvel characters.”
A major reason Sony keeps rebooting the franchise with new actors is that there’s a clause in the deal which stipulates that Sony can only keep the film rights for Spider-Man if it “commence production on a new 'Spider-Man' film within three years and nine months and release it within five years and nine months after the release of preceding picture”.
Marvel co-produced all the Tom Holland films and integrates Spider-Man IP with MCU.
My favourite detail of the Spider-Man IP story is that the character was on the cover of Marvel’s IPO Prospectus in 1991.
***
I wrote more on Marvel 1990s business here: https://t.co/DWNmpfpvKj
✨Google baru aja ngelakuin sesuatu yang gila ciakakakak😁😁
✨Mereka ngeluarin Sertifikat AI Profesional dan itu bener2 GRATIS cuy
💎Yang lo dapet nih:
→ 7 kursus terstruktur
→ 20+ proyek langsung
→ Prompting, analisis data, coding, konten
→ Bonus 3 bulan Google AI Pro
Selesai dalam seminggu.
Ini tuh Level training yang dipakai Walmart & Deloitte.
Dulu harganya Rp30–80 juta di bootcamp. Sekarang nol rupiah gilee
✅Lo bisa cobain disini
https://t.co/lfpRtv9ixl
Selamat kpd POLRI yg tlh menjebol tembok penyembunyian harta2 yang diduga hasil korupsi di sebuah kafe dan beberapa titik lainnya. Selamat kpd KEJAGUNG yang terus memburu koruptor di BGN dan MBG. Silahkan berlomba utk saling bongkar korupsi. Itu bagus utk pemberantasan korupsi.
🚨 Koleksi mobil dari Papi Dody Hanggodo, Menteri PU kita 🥰❤️
Kita hrs ttp semangat kerja guys, biar para pejabat2 ini bisa beli mobil mahal, dan barang2 branded lainnya..
Kebetulan sekarang kami jadi satu industri. Aku dan Ginka.
Ku jelaskan secara awam tugas KOMISARIS di industri ini.
Garis besarnya;
Dia mengawasi direksi,
membaca risiko,
mengkritisi proyek,
menjaga governance,
dan memastikan perusahaan tidak dibajak kepentingan non-teknis.
Nah kalau orang yang dipilih berdasarkan loyalitas doang bukan kompetensi. Udah jelas arahnya. Supaya tugas diatas GA ADA YANG REM. Direksi bisa jalan tanpa koreksi tajam, proyek bisa lolos tanpa pertanyaan keras, procurement bisa minim kontrol, dan keputusan strategis bisa lebih mudah ditarik ke kepentingan politik.
Jabatan dia murni stempel doang, untuk kepentingan orang-orang di atas.
Dan orang-orangnya kayak Ginka ini menjamur di BUMN kita.
Soooo....Good luck WNI 😂😂😂
Yang bikin putus asa dari rezim ini adalah, semua keributan ini nggak ngaruh. Yang incompetent macam begini akan tetap bercokol.
Gua sendiri mendukung alat produksi dikuasai negara, tapi melihat BUMN dikelola dengan cara seperti ini, mendingan di swastanisasi aja lah.
Swasta gak akan mungkin milih direksi/komisaris dengan cara ini. Bahkan waktu ET punya kuasa di area ini, dia mainkan semua di BUMN kan? Bukan di perusahaan miliknya.
tercatat ada 8000 WNI yang sedang meminta proses pergantian kewarganegaraan dengan alasan:
- Gaji bagiakan langit-bumi
- dokter di Indonesia Rp10-30 juta, di Singapura Rp95-130 juta.
- Sama-sama dokter tapi dihargai 10x lebih tinggi di luar
- Pajak Indonesia nyekik 35% belum termasuk pajak tidak resmi dari oknum berseragam & ormas.
- Di Singapura cuma 24%, bersih, transparan
- Lapangan kerja tidak sesuai ekspektasi 7,24 juta pengangguran,
- lulusan pintar tidak terpakai di negeri sendiri
- Kualitas hidup jauh lebih baik di luar
- pola pikir terbuka, sistem lebih jelas, tidak ada pungli
- Negara tidak hilirisasi
- otak-otak cerdas Indonesia tidak dibutuhkan di dalam negeri, akhirnya dinikmati negara lain
- Negara kaya tapi rakyatnya kabur karena kekayaan dinikmati segelintir orang, bukan yang bekerja keras
- KITA ADA PILIHAN POTONG GAJI PEJABAT.
- KITA ADA PILIHAN TARIK BIAYA TUNJANGAN.
- KITA ADA PILIHAN SURUH MEREKA BAYAR PAJAK.
- KITA ADA PILIHAN STOP MBG, STOP KOPDES
TAPI YANG MEREKA PILIH
- KITA DISURUH HEMAT
- PAJAK DINAIKKAN
- CONTENT CREATOR REMAHAN DIPAJAKIN
- UMKM KENA PAJAK SEPERTI PT
- LISTRIK MENYALA BERGILIR
- BBM DINAIKKAN
- SUKA BUNGA DINAIKKAN
- KALO NGK SUKA DSURUH PINDAH WARGA NEGARA
NASIB +62
Silahkan artikan sendiri, apa sebenarnya penyebabnya. Pak Pur puyeng dengan data ini. Jubir Pemerintah dan Bakom hanya sibuk bela Teddy saja.
Komisaris PLN piye iki? Ndak dibantu kah menjelaskan masalah PLN sebenarnya?
- Laba 2025 cuma 7,2T
- Kas akhir 2025 cuma Rp42,2T
- Kebutuhan Bahan Bakar dan pelumas setidaknya Rp16,5T perbulan
- Bayar IPP Swasta berdasar data 2025 Rp195T
- Utang jangka pendek jatuh tempo 2026
Sementara Piutang pemerintah sebesar itu. Padahal sebelumnya sudah dilunasi SMI sehingga sisa Rp42T yg mestinya dilunasi 2025, bukan malah nambah.
Tahun berjalan 2026 Kompensasi hanya dibayar 70% ke PLN dari tagihan bulanan, sisanya yg 30% tunggu audited BPK dulu tahun depan, baru dilunasi.
Kalau saya direksinya ya puyeng juga.