Mulai sekarang, main padel di Jakarta bakal kena pajak hiburan 10%! ππΈβ£
β£
Pemprov DKI resmi menetapkan olahraga padel, futsal, tennis, yoga, dan lainnya, termasuk sebagai objek Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT).β£ Gimana pendapat kamu?
>> https://t.co/rSeK8TZ9pJ
Dengan negara seperti ini, nakes manapun underpaid, masih untung ada perempuan yang mau jadi perawat dengan gaji 800rb/bulan. Generasi selanjutnya sudah lebih pragmatis; no pay, no pain. Jangankan nakes perempuan, ada nakes saja masih syukur. Setoplah generalisasi.
Aku sebagai DU, kalo disuruh SC, mending kabur sih, nangis minimalπ.
Disuruh resus neo aja deg degan takut dapet apgar jelek, apalagi disuruh SC modal jadi asop pas koas doang wkwkwk.
Partus spontan masih okelah, ini SC?
Inilah efek kalo menkes bukan yg "ahli di bidangnya"
NOT a fun fact:
Sekarang itu bukan 2008 atau pandemi. Ekonomi memburuk justru karena faktor internal. Bodoh banget malah bikin masalah sendiri.
πΈSegala lah TNI mau nyemplung ke sipil, ya orang takut bakal jadi kayak Myanmar. Eh gak sampe sehari, TNI udah nembak mati 3 Polisi. Ya kabur lah investor
1. Sipil sulit mendaki karier karena kalah favoritisme dari tentara aktif.
2. Kemungkinan pembungkaman dalam karier lebih besar, karena kultur militer hierarkis & patuh atasan.
3. Pelajar yang unggul akademik tapi kritis disisihkan, sementara pelajar yang loyal difavoritkan.
@BaseAnakFK Saya sudah Sp1, Sp2, dan fellow juga selalu merasa kurang belajar Dok. Boleh merasa kompeten sesuai dengan ilmu dan keahlian yang memang dikuasai sambil tetap mawas diri dan update, di luar itu tetap dikejar terus ilmu dan kompetensinya.
Di US yang kapitalis saja, RS di rating pake skor mutu, keselamatan pasien dan outcome.
Lah di mari, RS Vertikal yg dimodalin Pemerintah Pusat malah pakai reveneu.
Negara udah ga ditrack yang bener lagi. Kesehatan jadi komoditas.
Ngeri.