Entah sudah berapa banyak maling uang rakyat yang sebut nama Jokowi, namun tak perna sekali pun di panggil untuk di periksa.
Secara gamblang Dadan menyebut nama Jokowi terima uang 2 T, punya nota dan bukti transfer, akankah @KejaksaanRI bertindak memanggilnya atau tak bernyali?
.
"𝙋𝙀𝙇𝙐𝙍𝙐" 𝘽𝘼𝙍𝙐, 𝘽𝙀𝙍𝙐𝙋𝘼 𝘿𝙊𝙆𝙐𝙈𝙀𝙉 𝙇𝘼𝙈𝘼 𝘿𝘼𝙍𝙄 𝙋𝘿𝙄𝙋
Yakin P21..??
Makin Terkuak nih nanti di persidangan.
Datang ya Jack.! Gak ada Alasan lagi utk tidak datang lagi.
Nanti Tanya Jawab soal perjalanan semasa kuliahmu dulu dan setiap Dinamikanya.
.
Dlm 2 hr terakhir ini terlihat Presiden Prabowo mulai merespons positif suara masyarakat. Pertama, pd Peringatan Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 2026 beliau menyampaikan pidato dgn membaca teks shg lbh fokus; Kedua, pd 2 Juni 2026 beliau mencopot Kepala BGN yg memang bnyk disorot.
Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menanggapi santai rencana kunjungan Jokowi ke sejumlah daerah. Djarot menyarankan Jokowi menunjukkan bukti fisik ijazah untuk mengakhiri polemik keaslian ijazah di mata masyarakat.
INDONESIA BUTUH SOSOK SEPERTI SUSI PUDJIASTUTI...
SUSI PUDJIASTUTI GAUNGKAN COPOT PUAN DARI KURSI EMPUK DPR RI...
PUAN TIDAK PUNYA KAPABILITAS DAN TIDAK PRO RAKYAT, SEBAIKNYA COPOT DARI JABATAN KETUA DPR RI....‼️
#RevolusiLengserkanPrabowo#RevolusiLengserkanPrabowo
🆘🆗
P21 AKAN LAHIRKAN PAHLAWAN BARU
Jika sampai kasus Ijazah Palsu dipaksakan P21 -entah bagaimana cara dan butuh berapa banyak uang Jokowi untuk menggoalkan sidang,
Maka ini adalah siklus alam untuk lahirnya Para Pahlawan generasi baru
dr Tifa, Dr Roy Suryo, apalagi jika sampai disidang bertahun-tahun, lalu divonis bersalah dan dipenjarakan,
Nama mereka akan melambung tinggi bahkan sampai global.
Karena sidang akan disimak dengan penuh perhatian bukan hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.
Bayangkan: Mantan Presiden melawan Ilmuwan, yang membuktikan dengan ilmiah, bahwa Ijazah yang digunakannya meraih jabatan Presiden, adalah Ijazah palsu!
Alih-alih niatan Jokowi untuk membumihanguskan dan menghancurleburkan nama mereka.
Malah persidangan, yang jika terjadi, akan makan waktu bertahun-tahun
Adalah panggung yang dahsyat dan menggetarkan, dan menghidupkan jiwa kebangsaan, amar ma'ruf nahi munkar, dan menggelorakan fastabiqul khairat.
Alih-alih memulihkan nama baik Joko Widodo, bahkan akan menjerumuskannya makin dalam ke jurang gorong-gorong.
Karena, panggung sidang akan dipakai dr Tifa dan Dr Roy Suryo, untuk menggelar hasil penelitian dan teman-temuannya yang terbaru, yang akan makin membuka Ijazah ini makin terang benderang, dari sejak tahun 2005 ketika mula pertama fotokopi Ijazah abal-abal dipakai meraih jabatan Walikota, 2012 Gubernur, dan 2014, 2019 menjadi Presiden.
Bahkan bukan sekedar itu. Dr Tifa dan Dr Roy Suryo akan menjelaskan secara panjang lebar, siapa Joko Widodo berkumis berkacamata yang fotonya ada di ijazah, yang lulusan SMA 6 Yogyakarta
Dan siapa Joko Widodo klimis tanpa kumis, rambut tipis agak botak, yang KKN dua kali tahun 1983 dan 1985. Yang kuliah di jurusan Teknologi Kayu yang tak pernah ada di muka bumi. Yang kebingungan membedakan antara Dosen Pembimbing Akademik dengan Dosen Pembimbing Skripsi.
Siapa orang ini sebenarnya. Akan terbuka di persidangan itu.
Penelitian kami sudah lengkap.
Demikian juga dengan penelitian para Ilmuwan yang lain: Dr Bonatua Silalahi. Dr Leony Lydia dkk, Prof Tono Saksono, Dr Ridho Rahma di, Prof Henri Subiakto, Profesor Zainal Muttaqien, Profesor Din Syansuddin, Begawan Rocky Gerung, Budayaaan Mohammad Sobary, dan Para Guru Besar Top Tier, si genius Topi Merah dll yang dengan senang hati akan membantu memberikan penjelasan sejelas-jelasnya.
Jika memang mau niat dan berani sidang.
JOKOWI ADALAH PEMIMPIN PEMBOHONG, GELAR INI JUGA DIBERIKAN OLEH RAJA SALMAN YAITU AMIRUL KAZZAB....
PENGEN SEDIH TAPI LEBIH PENGEN NGAKAK, TERNYATA JOKOWI PEMIMPIN PEMBOHONG BUKANLAH RUMOR....‼️
#HabisWiwiTerbitlahWowo#HabisWiwiTerbitlahWowo
🆘🆗
Penulis buku JOKOWI UNDERCOVER Bambang Tri, dipenjarakan Jokowi dua kali, Masing-masing 5 dan 6 tahun, total 11 tahun penjara.
Penulis buku JOKOWI's WHITE PAPER, Roy Suryo dan dr Tifa, dilaporkan Jokowi, dengan ancaman pasal 8 dan 12 tahun.
Sekarang 1 Ilmuwan lagi, Bonatua Silalahi, menulis buku hasil penelitian nya menjadi buku dengan judul lebih parah: IJAZAH JOKOWI TIDAK ADA!
Batak satu ini ampun deh, bikin judul buku straight to point, ngga ada manis-manisnya,. Langsung gubrak kata orang Betawi: "Lo kaga ade ijazah nye, Jek"
Lagi nunggu sambil hitung semut merah yang berbaris di dinding, kapan Jokowi bikin Laporan Polisi buat Bonatua.
Nanti jika Bonatua dipolisikan,. Maka. pasti ada lagi Peneliti yang bakal menerbitkan bukunya.
Yang sudah antri terbitkan buku tentang kepalsuan Ijazah Jokowi, kalau tidak salah adalah Rizal Fadillah, Profesor Tono Saksono, Topi Merah. Dan banyak lagi yang lain.
Percayalah 1 Tifa dan Roy berusaha ditumbangkan, akan muncul. 1000 Tifa dan Roy berikutnya.