Di Colombo, saya juga bertemu dan berdiskusi dengan Y.M. Dr. Hiniduma Sunil Senevi, Menteri Urusan Buddhasasana, Agama dan Budaya dan jajaran termasuk Wakil Menteri Y.M. Muneer Mulaffer, Deputi Menteri Agama (Islam).
Sebagai sesama negara majemuk yang multi-agama, saya menekankan penting bagi Indonesia dan Sri Lanka menjaga inklusifitas yang memberikan hak bagi semua warga negara untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara tanpa memandang agamanya.
Kami juga mengeksplorasi potensi kerja sama dalam sektor energi di tengah ketidakpastian suplai energi global serta kerja sama strategis sebagai bagian dari penguatan ekonomi kedua negara.
Memulai kunjungan kerja saya ke Colombo, Sri Lanka, saya melakukan pertemuan bilateral dengan mitra saya, Deputi Menlu Sri Lanka, Y.M. Arun Hemachandra (24/4/2026).
Dalam rangka menyambut 75 tahun hubungan Indonesia dan Sri Lanka tahun depan, kami sepakat perlunya menyusun langkah strategis bersama yang menjadi arah baru dari hubungan bilateral kedua negara.
Saya menerima kunjungan kehormatan Sekretaris Kementerian Luar Negeri Bangladesh, YM Asad Alam Siam, yang sedang berada di Indonesia dalam rangka memimpin Konsultasi Politik Kedua Indonesia-Bangladesh.
Dengan Bangladesh sebagai salah satu mitra dagang utama Indonesia di kawasan Asia Selatan, saya meyakini bahwa kerja sama ekonomi Indonesia-Bangladesh akan terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di kedua negara.
Turut dibahas pula rencana kunjungan Mufti Bulgaria ke Indonesia sebagai upaya mempererat hubungan people-to-people, sekaligus mendorong pengembangan kerja sama ekonomi dan industri halal antara kedua negara.
#inidiplomasi#kemlu#kemenlu#kabinetmerahputih