The AMAs reposting every nominee except for TWICE during voting and only posting them at the last minute with a broken link, just for TWICE to win in the end.
TWICE KARMA IS REAL
TWICE just won AMAs’ Best Female K-Pop Artist! 🏆✨
Thank you so much to all the ONCEs who voted for us and made this possible. We truly couldn’t have done it without you! A million thanks and all our love 💖
#TWICE#트와이스#AMAs
Guys...
Temen gue baru aja cerita sesuatu waktu ngopi berdua minggu lalu. Dan sampai sekarang kata-katanya masih muter di kepala gue.
Dia udah nikah 6 tahun. Istrinya tipe yang pendiem, jarang ngeluh, hampir ga pernah berantem sama sekali. Semua orang selalu bilang mereka pasangan paling harmonis yang pernah ada.
Tapi ternyata di balik itu semua...
"Lo tau ga kapan istri lo berhenti cerita ke lo?"
Gue diem waktu dia ngomong itu.
"Bukan karena benci. Bukan karena udah ga cinta. Tapi karena dia udah terlalu sering ngerasa ceritanya ga worth it buat dimulai."
Gue langsung inget malam Selasa kemarin. Istri gue cerita soal temennya, gue ngangguk-ngangguk tapi mata masih nempel di layar HP. Sampai sekarang gue bahkan ga bisa inget dia cerita soal apa.
Dua bulan lalu, istri gue nyamperin gue waktu lagi kerja. Dia mulai ngomong sesuatu, gue jawab "iya iya" tanpa noleh sama sekali. Tiba-tiba dia diem dan balik ke dapur.
Gue kira dia udah selesai ngomong.
Ternyata dia milih berhenti karena ngerasa ga ada gunanya diterusin.
Satu kata yang paling sering gue ucapin tanpa sadar selama ini adalah "bentar." Bentar ya lagi fokus. Bentar selesaiin ini dulu. Dan tanpa gue sadari setiap "bentar" itu ngajarin istri gue satu hal secara diam-diam bahwa ceritanya bisa nunggu tapi kerjaan ga bisa. Lama-lama dia belajar untuk ga mulai cerita duluan.
Yang paling nyesek...
Istri yang udah berhenti bercerita itu biasanya tetap kelihatan baik-baik aja. Ga ada drama. Ga ada nangis. Ga ada konfrontasi. Dia cuma pelan-pelan punya dunia sendiri yang lo ga diundang masuk ke sana.
Dan lo baru tau setelah jaraknya udah terlalu lebar.
Malamnya gue langsung nanya ke istri gue. "Sering ga, lo mau cerita sesuatu tapi akhirnya ga jadi?"
Dia senyum.
Bukan senyum seneng. Lebih ke senyum "akhirnya lo nanya" yang bikin dada gue sesak.
"Sering," katanya.
"Kapan terakhir?"
"Tadi sore waktu lo nonton YouTube. Gue mau cerita soal Mama. Tapi lo keliatan asyik jadi gue ga jadi."
Gue bahkan ga inget ada momen itu. Tapi dia inget. Dan dia milih diem daripada ganggu.
Jadi "istri yang pendiem" itu seringkali bukan bawaan lahir guys. Itu istri yang udah nyoba berkali-kali, dan berkali-kali belajar bahwa ceritanya ga cukup penting untuk dapet perhatian penuh, sampai akhirnya dia berhenti mencoba sama sekali.
Malam ini coba tanya ke pasangan lo satu hal.
"Ada yang lo mau cerita ke gue tapi lo ragu gue bakal beneran dengerin?"
Siap-siap dengan jawabannya. Karena mungkin dia udah nyimpen itu lebih lama dari yang lo kira.
BREAKING🚨
DIDUGA KARENA ORANG TUANYA KRITIS TERJADAP PROGRAM MBG, MURID DISALAH SATU SD DI PEMALANG DIBERHENTIKAN DARI SEKOLAH❗
Seorang Siswa SD Di Kec. Randudongkal, KAB. PEMALANG Diberhentikan dari Sekolah oleh pihak Sekolah.
Ini kronologinya 👇🏼
Guys, gue mau cerita soal temen gue.
Namanya Pratama.
Driver ojol.
Udah 3 tahun narik di Jakarta.
Dan ada satu jenis orderan yang kalau dia dapet mukanya langsung berubah.
Bukan marah.
Lebih ke pasrah yang udah melewati batas.
kalo dapet Orderan Hangry.
gk di ambil bakal susah dapet orderan lagi
di ambil buat emosi
Ini yang terjadi setiap kali Pratama dapet orderan Hangry:
Dia tiba di restoran.
Nunggu.
Nunggu lagi.
Nunggu lebih lagi.
Bukan 10 menit.
Bukan 15 menit.
Kadang 30-40 menit untuk satu orderan.
Dan selama dia nunggu chat dari customer udah masuk:
Bang lama banget.
Bang udah berapa lama?
Bang katanya 10 menit lagi.
Pratama mau jawab apa?
Dia juga kaga tau.
Dia cuma bisa bilang "masih diproses kak"
sambil dalam hati udah ngitung berapa bensin yang kebakar selama dia parkir diem.
Yang paling bikin sumpek:
Waktu adalah uang buat driver ojol.
Setiap menit yang habis di depan restoran nunggu pesanan siap itu menit yang bisa dipakai buat ambil orderan lain.
Tapi sistem tidak menghitung waktu tunggu itu sebagai kerja.
Tidak ada kompensasi untuk waktu tunggu yang panjang.
Tidak ada penalti untuk restoran yang lambat.
Yang ada cuma: kalau Pratama cancel orderan dia yang kena dampak ke performa akun.
Jadi dia stuck.
Nunggu.
Sambil liat argo waktu terus berjalan.
Dan setelah nunggu panjang drama belum selesai:
Makanan akhirnya siap.
Pratama langsung gas ke lokasi customer.
Macet Jakarta.
Siang-siang.
Yang kalau diukur dari Kuningan ke mana pun rasanya seperti sedang menjalani hukuman atas dosa-dosa masa lalu.
Sampai di gedung satpam bilang ojol hanya boleh sampai lobby basement.
Customer tidak bisa dihubungi.
HP-nya DND.
Pratama nunggu lagi di bawah.
Makanan mulai dingin.
20 menit kemudian customer baru balas:
Tinggalin di resepsionis aja bang.
Dan ending-nya yang paling tidak masuk akal:
Notifikasi masuk.
Bintang satu.
Review-nya: makanan telat sampai dan sudah dingin.
Pratama duduk di motor. Diam. Lihat layar HP-nya.
Dia tidak marah.
Dia sudah terlalu lelah untuk marah.
Yang dia rasakan adalah sesuatu yang lebih berat dari marah rasa tidak dihargai yang sudah menumpuk terlalu lama.
Dan ini bukan cuma masalah satu restoran atau satu customer:
Ini adalah gambaran dari sistem yang tidak pernah benar-benar dirancang untuk melindungi driver.
Driver menanggung risiko di jalan.
Driver menanggung biaya bensin.
Driver menanggung waktu tunggu yang tidak dibayar.
Driver menanggung rating buruk yang bukan salah mereka.
Sementara platform tetap dapat komisi.
Restoran tetap dapat pembayaran.
Dan customer tetap bisa kasih bintang satu.
Yang Pratama bilang ke gue:
"Bukan capek fisiknya yang paling berat, Bro.
Tapi capek dibikin ngerasa kayak kita ini ga ada artinya."
Dan gue tidak bisa bilang dia salah.
Di tengah semua itu dia masih narik besoknya.
Dan besoknya lagi.
Karena tagihan tidak peduli seberapa lelahnya dia.
Itu bukan kelemahan.
Itu adalah kekuatan yang paling underrated yang dimiliki orang-orang seperti Pratama dan yang paling jarang diapresiasi oleh sistem yang mereka topang setiap harinya.
.@JYPETWICE earns their BIGGEST single concert night ever with their 1st day on MUFG Stadium (80,000+ audience)! 🏟️ 🇯🇵
— It becomes the MOST Attended Single Day Concert by a Girl Group in history. 🔥