Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mochamad Safi'i, menyatakan kondisi di sejumlah pantai dan pelabuhan yang diprediksi terdampak tsunami pascagempa Magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi masih terpantau normal. Hasil pemantauan di sejumlah lokasi di Sulawesi Utara, Kalimantan Utara, dan Maluku Utara menunjukkan aktivitas masyarakat tetap berlangsung seperti biasa dan tidak terlihat perubahan signifikan pada kondisi air laut, Senin (8/6) pagi. π₯Ens
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mochamad Safi'i, menyatakan kondisi di sejumlah pantai dan pelabuhan yang diprediksi terdampak tsunami pascagempa Magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi masih terpantau normal. Hasil pemantauan di sejumlah lokasi di Sulawesi Utara, Kalimantan Utara, dan Maluku Utara menunjukkan aktivitas masyarakat tetap berlangsung seperti biasa dan tidak terlihat perubahan signifikan pada kondisi air laut, Senin (8/6) pagi. π₯Ens
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mochamad Safi'i, menyatakan kondisi di sejumlah pantai dan pelabuhan yang diprediksi terdampak tsunami pascagempa Magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi masih terpantau normal. Hasil pemantauan di sejumlah lokasi di Sulawesi Utara, Kalimantan Utara, dan Maluku Utara menunjukkan aktivitas masyarakat tetap berlangsung seperti biasa dan tidak terlihat perubahan signifikan pada kondisi air laut, Senin (8/6) pagi. π₯Ens
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mochamad Safi'i, menyatakan kondisi di sejumlah pantai dan pelabuhan yang diprediksi terdampak tsunami pascagempa Magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi masih terpantau normal. Hasil pemantauan di sejumlah lokasi di Sulawesi Utara, Kalimantan Utara, dan Maluku Utara menunjukkan aktivitas masyarakat tetap berlangsung seperti biasa dan tidak terlihat perubahan signifikan pada kondisi air laut, Senin (8/6) pagi. π₯Ens
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mochamad Safi'i, menyatakan kondisi di sejumlah pantai dan pelabuhan yang diprediksi terdampak tsunami pascagempa Magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi masih terpantau normal. Hasil pemantauan di sejumlah lokasi di Sulawesi Utara, Kalimantan Utara, dan Maluku Utara menunjukkan aktivitas masyarakat tetap berlangsung seperti biasa dan tidak terlihat perubahan signifikan pada kondisi air laut, Senin (8/6) pagi. π₯Ens
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mochamad Safi'i, menyatakan kondisi di sejumlah pantai dan pelabuhan yang diprediksi terdampak tsunami pascagempa Magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi masih terpantau normal. Hasil pemantauan di sejumlah lokasi di Sulawesi Utara, Kalimantan Utara, dan Maluku Utara menunjukkan aktivitas masyarakat tetap berlangsung seperti biasa dan tidak terlihat perubahan signifikan pada kondisi air laut, Senin (8/6) pagi. π₯Ens
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mochamad Safi'i, menyatakan kondisi di sejumlah pantai dan pelabuhan yang diprediksi terdampak tsunami pascagempa Magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi masih terpantau normal. Hasil pemantauan di sejumlah lokasi di Sulawesi Utara, Kalimantan Utara, dan Maluku Utara menunjukkan aktivitas masyarakat tetap berlangsung seperti biasa dan tidak terlihat perubahan signifikan pada kondisi air laut, Senin (8/6) pagi. π₯Ens
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mochamad Safi'i, menyatakan kondisi di sejumlah pantai dan pelabuhan yang diprediksi terdampak tsunami pascagempa Magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi masih terpantau normal. Hasil pemantauan di sejumlah lokasi di Sulawesi Utara, Kalimantan Utara, dan Maluku Utara menunjukkan aktivitas masyarakat tetap berlangsung seperti biasa dan tidak terlihat perubahan signifikan pada kondisi air laut, Senin (8/6) pagi. π₯Ens
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mochamad Safi'i, menyatakan kondisi di sejumlah pantai dan pelabuhan yang diprediksi terdampak tsunami pascagempa Magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi masih terpantau normal. Hasil pemantauan di sejumlah lokasi di Sulawesi Utara, Kalimantan Utara, dan Maluku Utara menunjukkan aktivitas masyarakat tetap berlangsung seperti biasa dan tidak terlihat perubahan signifikan pada kondisi air laut, Senin (8/6) pagi. π₯Ens
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mochamad Safi'i, menyatakan kondisi di sejumlah pantai dan pelabuhan yang diprediksi terdampak tsunami pascagempa Magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi masih terpantau normal. Hasil pemantauan di sejumlah lokasi di Sulawesi Utara, Kalimantan Utara, dan Maluku Utara menunjukkan aktivitas masyarakat tetap berlangsung seperti biasa dan tidak terlihat perubahan signifikan pada kondisi air laut, Senin (8/6) pagi. π₯Ens
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mochamad Safi'i, menyatakan kondisi di sejumlah pantai dan pelabuhan yang diprediksi terdampak tsunami pascagempa Magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi masih terpantau normal. Hasil pemantauan di sejumlah lokasi di Sulawesi Utara, Kalimantan Utara, dan Maluku Utara menunjukkan aktivitas masyarakat tetap berlangsung seperti biasa dan tidak terlihat perubahan signifikan pada kondisi air laut, Senin (8/6) pagi. π₯Ens
Kanit PJR Tol Cileunyi Polda Jawa Barat, Akp Dasep Rahwan, menyampaikan arus lalu lintas di ruas Tol Padaleunyi menjelang Gerbang Tol Cileunyi mengalami kepadatan akibat pekerjaan rekonstruksi jalan. Untuk menghindari antrean, kendaraan kecil dengan tujuan Cileunyi, Cibiru, dan Jatinangor diimbau menggunakan jalur alternatif melalui Exit GT Gedebage Km 148 yang dibuka hingga pukul 24.00 WIB. Sementara kendaraan dengan tujuan Rancaekek, Nagreg, dan Garut dapat memanfaatkan akses Tol Cisumdawu melalui Gerbang Jatinangor maupun Gerbang Pamulihan. Pekerjaan perbaikan jalan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Kamis, 4 Juni 2026 sore. π₯Ens
Kanit PJR Tol Cileunyi Polda Jawa Barat, Akp Dasep Rahwan, menyampaikan arus lalu lintas di ruas Tol Padaleunyi menjelang Gerbang Tol Cileunyi mengalami kepadatan akibat pekerjaan rekonstruksi jalan. Untuk menghindari antrean, kendaraan kecil dengan tujuan Cileunyi, Cibiru, dan Jatinangor diimbau menggunakan jalur alternatif melalui Exit GT Gedebage Km 148 yang dibuka hingga pukul 24.00 WIB. Sementara kendaraan dengan tujuan Rancaekek, Nagreg, dan Garut dapat memanfaatkan akses Tol Cisumdawu melalui Gerbang Jatinangor maupun Gerbang Pamulihan. Pekerjaan perbaikan jalan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Kamis, 4 Juni 2026 sore. π₯Ens
Kanit PJR Tol Cileunyi Polda Jawa Barat, Akp Dasep Rahwan, menyampaikan arus lalu lintas di ruas Tol Padaleunyi menjelang Gerbang Tol Cileunyi mengalami kepadatan akibat pekerjaan rekonstruksi jalan. Untuk menghindari antrean, kendaraan kecil dengan tujuan Cileunyi, Cibiru, dan Jatinangor diimbau menggunakan jalur alternatif melalui Exit GT Gedebage Km 148 yang dibuka hingga pukul 24.00 WIB. Sementara kendaraan dengan tujuan Rancaekek, Nagreg, dan Garut dapat memanfaatkan akses Tol Cisumdawu melalui Gerbang Jatinangor maupun Gerbang Pamulihan. Pekerjaan perbaikan jalan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Kamis, 4 Juni 2026 sore. π₯Ens