Marcello Lippi kepada Allenatore Gattuso, via @Gazzetta_it :
“Aku memelukmu, Rino. Kau adalah salah satu murid terbaikku. Kita pernah memenangkan Piala bersama, kita adalah tim yang solid.
Di bangku cadangan, kau sangat mirip denganku—dalam kepribadian, hubungan dengan para pemain, dan juga visi. Kau mengingatkanku pada… Lippi.
Kau pantas mendapatkan yang terbaik. Kau pantas berada di posisi ini berkat semangat luar biasa yang selalu kau curahkan dalam setiap hal yang kau lakukan—di lapangan, sebagai pelatih, maupun dalam kehidupan.
Semoga sukses, sahabatku tersayang. Kau memiliki tim yang hebat, dan aku yakin kau akan melakukan segalanya untuk menjaga komitmen yang selama ini kita rindukan.
Kami semua bersamamu. Kita akan melangkah ke Piala Dunia bersama. Kita akan berhasil.”
Forza 🇮🇹
Gudluck today! 🌟
Lur, Di saat media sosial ramai dipenuhi keluhan soal kualitas paket Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari porsi yang dinilai minim hingga menu yang dianggap jauh dari kata “bergizi” publik justru disuguhkan pemandangan kontras. Video yang beredar memperlihatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jarakan, Gondangsari, Pakis, Magelang menggelar acara buka puasa bersama di hotel dengan sajian prasmanan lengkap dan dekorasi yang terbilang mewah.
Meja-meja penuh makanan dan suasana meriah menjadi sorotan di tengah riuhnya kritik terhadap kualitas kotak makan siswa.
Situasi ini memicu pertanyaan publik: ketika masyarakat mengeluhkan nasi keras dan lauk sekadarnya dalam program MBG, mengapa internal pelaksana justru terlihat menikmati hidangan berlimpah?
Kini perhatian tertuju pada transparansi dan evaluasi pelaksanaan program MBG. Publik berharap energi dari acara tersebut tak berhenti di meja bukber, melainkan benar-benar diterjemahkan menjadi perbaikan kualitas makanan bagi para penerima manfaat di sekolah.
Presiden pidato tentang sawit, partai partai pidato tentang koalisi, sementara rakyat saling membantu dan menguatkan sekuat tenaga
Begitulah hal hal terjadi di negeri para bedebah
Muslims in Japan: Give us more cemetries.
Mizuho Umemura (member of the House of Councillors of Japan): No more cemeteries would be given. You already have enough. In Japan, cremation is the tradition. The correct approach is to return the body of the deceased person to their countries and bury them there.
Japan has successfully defeated land grabbing.