Sampai saat ini saya masih meyakini kapolri "ideal" masih pak Listyo
Loyalitas nya jempolan
Soliditas organisasi/ lembaga terjaga sangat baik
Koordinasi dg tni, salah satu yg terbaik
Keberpihakan nya pada kemajemukan patut diapresiasi
Paling tidak sampai 3 tahun kedepan, pak Listyo masih yg paling realistis
Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, FAKTANYA di Bekasi kuasai oleh para Penjahat.
BAJINGAN KEPARAT BAIKNYA MEREKA MASUK NERAKA
Di tengah masih banyaknya keluhan masyarakat terkait layanan air bersih, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi mengungkap dugaan korupsi di tubuh Perumda Tirta Bhagasasi. Tiga pejabat perusahaan daerah tersebut resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menyalahgunakan dana pemasangan jaringan air bersih dan sambungan pelanggan baru hingga merugikan negara sebesar Rp4,5 miliar.
Raga mungkin tidak akan membersamai kami lagi, tapi keteladanan, kasih sayang, dan pelukan hangat Ibu akan selalu menetap di hati kami "Rakyat Indonesia".
Doakan kami senantiasa tercurah untuk IBu Ani Yudhoyono
KERACUNAN MBG KARENA MASAK LEBIH AWAL❓
Warteg , RM. Padang dan Tukang Bubur Ayam juga masak dari sebelum subuh, tapi aman - aman saja tuh..
Kasus keracunan MBG sudah berulang kali terjadi. Seharusnya penyebabnya sudah dapat diidentifikasi dan solusinya segera diterapkan.
Jadi begini Pak
Keracunan pangan tidak selalu disebabkan oleh bahan makanan. Salah satu faktor yang juga perlu menjadi perhatian adalah kebersihan wadah makanan (ompreng) yang digunakan.
Jika proses pencucian ompreng tidak memenuhi standar higiene dan sanitasi, risiko kontaminasi mikroorganisme dapat meningkat. Penyebabnya bisa berasal dari beberapa faktor, seperti penggunaan air yang kualitasnya tidak memenuhi syarat, pencucian yang kurang bersih karena dilakukan dalam jumlah besar, sisa sabun yang tidak terbilas sempurna, hingga proses pengeringan yang kurang baik.
Ompreng yang masih lembap berpotensi menjadi media pertumbuhan bakteri, terutama jika setelah dicuci langsung ditumpuk tanpa dikeringkan secara optimal. Ketika makanan panas, seperti nasi dan lauk, dimasukkan ke dalam wadah yang masih lembap atau telah terkontaminasi bakteri, kondisi tersebut dapat mempercepat pertumbuhan bakteri tertentu apabila standar keamanan pangan tidak diterapkan dengan baik.
Oleh karena itu, dalam program MBG, pengawasan tidak boleh hanya berfokus pada kualitas bahan makanan dan proses memasak, tetapi juga harus mencakup seluruh rantai higiene sanitasi, mulai dari kualitas air, prosedur pencucian, penggunaan deterjen food grade dan pembilasan yang sempurna, proses sanitasi, hingga pengeringan ompreng sebelum digunakan kembali. Penggunaan mesin pengering atau sistem sanitasi yang memenuhi standar akan jauh lebih aman dibandingkan mengandalkan pengeringan alami ketika jumlah ompreng yang dicuci sangat banyak.
Dengan kata lain, apabila terjadi dugaan keracunan pangan, investigasi sebaiknya dilakukan secara menyeluruh. Jangan hanya memeriksa makanan, tetapi juga kualitas air, kebersihan peralatan makan, proses pencucian, penyimpanan, distribusi, serta kemungkinan adanya kontaminasi silang.