@SaberSurgc Kamu pasti si warga pewaris yang tidak perlu memikirkan menu makan malam tiap harinya.
"...? Enak-enak saja." mendengung pelan. "Justru lebih enak! Karena murah!"
...Sudahlah, daripada berpikir yang tidak-tidak, lebih baik melakukan hal yang produktif.
Misalnya, seperti—tetiba menekan @SaberSurgc.
"—Nak, ayo temani aku jajan cemilan." memainkan kedua alis.
@SaberSurgc Kenapa mukamu begitu, wahai anak muda. Jangan-jangan engkau belum pernah merasakan kenikmatan roti hasil promo beli satu gratis satu?
"Ya! Kue-kue yang belum terjual~" ucapku sembari mengusap perut yang sebenarnya tidak lapar-lapar amat itu. "Mau ikut, tidak."
@SaberSurgc "Betul! Camilan sebelum tidur!" semakin menekanmu. "Biasanya malam-malam begini, banyak yang promo sisa kue. Nah, sudah waktunya kita berburu itu." mengerlingkan sebelah mata.
"Oke tidak ideku?"
@sectuarist Oke, aku memang suka cuti—tapi orang sepertiku? Cuti selamanya? Lumayan mustahil.
Tapi coba kesini. Nanti kamu cari aku yang lagi ngumpet brutal!