Menteri Trenggono meninjau sekaligus berdialog dengan para nelayan di KNMP Bintaro dan KNMP Bilelando, Lombok, untuk memastikan aspirasi masyarakat pesisir menjadi bagian dari langkah nyata membangun sektor kelautan dan perikanan yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Dari pesisir Kabupaten Luwu, sebuah harapan baru dimulai!
Sahabat Bahari, kabar bahagia untuk saudara-saudara nelayan kita di Luwu, Sulawesi Selatan. Desa pesisir mereka akan segera dibangun menjadi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Para nelayan kini jauh lebih bersemangat untuk kembali melaut demi mengoptimalkan hasil tangkapan. Semoga distribusi BBM khusus nelayanini dapat berjalan konsisten, tepat sasaran, dan mampu menjaga keberlanjutan ekonomi serta kesejahteraan keluarga nelayan.
#NelayanNaikKelas
Sahabat Bahari, kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait harga BBM nonsubsidi khusus nelayan dengan kapal berukuran di atas 30 GT hingga 200 GT senilai Rp15.000 per liter mendapat sambutan hangat di masyarakat pesisir, khususnya nelayan.
Diharapkan seluruh lapisan nelayan, baik skala kecil maupun besar dapat melaut dengan tenang tanpa kendala bahan bakar, sehingga mampu memicu pertumbuhan ekonomi pesisir, menjaga stabilitas pasokan ikan nasional, dan membawa kesejahteraan nelayan kita πͺπ»
#NelayanNaikKelas
Sahabat Bahari, Menteri Trenggono dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI menyampaikan strategi implementasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto tentang harga BBM khusus nelayan dengan kapal di atas 30 GT hingga 200 GT.
Sahabat Bahari, kebijakan harga BBM khusus nelayan untuk kapal berukuran 30-200 GT senilai Rp15.000 per liter juga disambut baik oleh nelayan di Palabuhanratu.
Dengan menekan biaya operasional, diharapkan aktivitas kapal-kapal perikanan dapat kembali optimal, dan mampu meningkatkan produksi ikan, penyerapan tenaga kerja, perputaran ekonomi daerah, hingga terjaganya pasokan protein ikan yang terjangkau bagi masyarakat.
#NelayanNaikKelas
Kapal nelayan berukuran 30β200 GT dapat BBM harga khusus!
Sahabat Bahari, pemerintah telah menetapkan harga khusus bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp15.000 per liter bagi pengusaha nelayan yang memiliki kapal berukuran 30-200 GT.
Sahabat Bahari, Presiden Prabowo Subianto resmi mengeluarkan kebijakan harga BBM nonsubsidi khusus nelayan untuk kapal berukuran 30-200 GT senilai Rp15.000 per liter.
Kebijakan yang sangat berpihak pada rakyat kecil ini langsung disambut baik oleh para nelayan kita di berbagai penjuru pesisir. Dengan harga yang lebih terjangkau, biaya operasional melaut bisa ditekan, dan pasokan ikan tetap terjaga.
Sahabat Bahari, pemerintah akan menetapkan harga khusus BBM bagi nelayan kapal berukuran 30-200 GT menjadi Rp15.000/liter. Langkah strategis dari Presiden Prabowo Subianto ini diambil untuk mendongkrak daya saing dan stabilitas produksi perikanan tangkap nasional.
Indonesia membuka peluang baru melalui ekonomi karbon biru. ππ€
Bersama Rubicon Carbon, KKP memperkuat kolaborasi untuk mengembangkan potensi karbon biru Indonesia sebagai langkah nyata menjaga ekosistem pesisir sekaligus mendorong ekonomi berkelanjutan.