Dih uda dewasa masih nyantai.Coba banyangin ada org yg jauh lebih mapan,berpangkat,uda punya rmh mobil sendiri dan siap nikah,daripada lu yang masih merintis tpi begajulan gjls,ngurus diri sendiri aja gabecus,
terus dtng tibatiba ngelamar cewe lu.yu mikir biar ga nganggur tu otak
Mencintai bukan berarti membunuh masa depanya. banyak kebahagiaan diluar yg menunggunya, apa cuma karna cinta kamu menahan seseorang untuk tetap tinggal demi kebahagiaan yg belum pasti?
Salah terus belajar perbaikin,belajar bukan untuk bisa,tapi untuk paham secara harfiah,dalam proses memahami untuk lebih baik ada waktu dan emosi, ga kaya kita makan cabe yang langsung pedes
Gada riuh badai yang merdu,gada keras-kasar kerutan yang cantik,gada gemuruh petir yang mampu disandingkan sama rintik yang gemas.kecuali setiap dari mereka kau terima,kau rawat selayaknya yang maha pengasih,lalu terkirim doa dengan amin paling serius.
Kisah kita memberitau kalo ga semua kesalahan bisa selesai dengan permintaan maaf,mungkin setiap permasalahan ada diskusi,dan waktu untuk memperbaiki bersama,tapi ga dengan kisah kita yg berakhir pada merindu seumur hidup.