Peringatan kepada para penguasa, bahwa air yang tenang bisa membuat perahu berlayar, tetapi aliran yang deras dan arus yang marah juga bisa menenggelamkan perahu sebesar apapun.
Buku tak pernah berbahaya bagi bangsa. Yang berbahaya adalah penguasa yang takut rakyatnya berpikir, bertanya, dan berani membuka mata.
Karena, pikiran yang merdeka adalah musuh terbesar bagi mereka yang ingin terus berkuasa dalam kebodohan.
Akhirnya, Allah akan menyingkap niat setiap insan. Jika benar dia menyayangimu, Allah akan melembutkan hatinya untuk mendekatimu.
Jika tidak, percayalah, dia bukan takdirmu…
Ada luka yang tak pernah menemukan telinga untuk bercerita, ada rindu yang tak tahu harus pulang ke mana.
Maka, kutitipkan semuanya pada tulisan. Bukan agar dunia mengerti isi hatiku, melainkan agar aku tak terus-menerus tenggelam dalam sunyi.
Jika kamu orang yang suka memberi, carilah pasangan yang juga suka memberi. Sebab, jika kamu hanya bersama orang yang selalu menerima, itu bisa menyakitkan. Temukan seseorang yang menghargai kebaikan seperti kamu yang memberi bukan karena terpaksa, tapi karena memang itu sifatnya. Kamu juga berhak menerima, bukan hanya memberi.
Jangan bersedih, hatimu boleh lelah, matamu boleh basah, dan langkahmu boleh melemah.
Sebab, di saat dunia terasa begitu jauh memelukmu, Allah selalu dekat, mendengar bahkan doa yang tak sanggup kau ucapkan.
Tenanglah, kamu tidak pernah benar-benar sendiri.
Ada yang mencintai buku bukan karena ingin terlihat berilmu, tetapi karena menemukan dunia yang tak selalu bisa ia temukan dalam kehidupan nyata.
Sebab, buku bukan sekadar kumpulan kata. Ia menyimpan pemikiran, membuka cakrawala, dan mengajarkan kita melihat dunia lebih luas.
"Respect for her husband. A good husband."
Di tengah kerusuhan di Prancis, ketika sebagian orang sibuk menjarah, ada seorang suami yang justru mengambil kembali pakaian yang dibawa istrinya untuk dikembalikan ke toko.
Sebab, menjadi suami bukan hanya tentang menafkahi, tetapi juga membimbing istri agar tetap berada di jalan yang Allah diridai.
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya. (HR. Bukhari dan Muslim)
"BUKU ADALAH BENDA YANG MEMATIKAN"
Bukan karena ia menghabisi nyawa, melainkan karena ia mampu membunuh kebodohan, meruntuhkan kesombongan, dan menghancurkan pikiran yang selama ini dikurung oleh ketidaktahuan.
YUK MEMBACA!