Belajar mendengar. Belajar dari mendengar. Belajar sampai mengakar.
Saya bersyukur bisa belajar dari jiwa-jiwa terbaik bangsa.
Pelajaran, pesan dan dukungan dari Pak @jokowi menjadi salah satu yang terbaik buat saya.
Saya berusaha mendengar semua. Politisi, praktisi, akademisi, aktivis. Termasuk netizen, khususnya Twitter tempat saya memulai.
Terima kasih ๐๐ผ
Naik LRT dari Setiabudi ke TMII. Kenalan dengan Bu Upi dan Bu Nur, dua bestie yang rela pindah tujuan supaya bisa ngobrol bareng.
Dengan penumpang lain, kami ngobrol banyak soal Jakarta. Dari transportasi sampai indeks gini. Dan yang fundamental buat saya untuk Jakarta adalah keadilan tata ruang. Meninggikan kaum bawah dari kemiskinan struktural saat Jakarta jadi kota global. Sambil menyelesaikan masalah klasik seperti macet, polusi dan banjir.
LRT Jabodebek ini bukti kerjasama harmonis pusat-daerah itu menguntungkan publik. Hasil kerjasama pusat dengan DKI Jakarta dan Jawa Barat jaman saya dan Pak Anies masih Gubernur.
Selain LRT, kami juga pernah berencana memperluas cakupan MRT tahap tiga dari Jakarta hingga Cikarang. Mudah-mudahan bisa segera diwujudkan.
@fellexandro Insya Allah tetap konsisten. Selalu ada alokasi bantuan dan pembangunan untuk mereka mas. Semoga Mas Ruby ikut ingatin saya lagi.
Izin kasih beberapa contoh ya mas. Di Jabar kami bangun sistem namanya JQR @QrJabar khusus kedaruratan.
https://t.co/CxgX0mVyRV
Terserah bapa pa bebas, abi mah nuhun keun ka bapa, bapa pernah mantuan abi pas patah kaki, sadayana di biyayaan ku bapa, sampe korsi roda ti bapa oge, jadi sok weh pa abi mah moal ngahujat, sing sukses weh pa di tempat anyar na, ulah hilap uih deui pa.
Mbak Ade yang saya kenalkan di debat semalam adalah ibu muda dari Cilincing. 23 tahun, dua anak bersama suami pekerja serabutan.
Potret anak muda Gen Z yang terhimpit situasi. Tinggal di rumah petak kecil yang harus dibagi dengan tiga keluarga lain. Musim hujan kebanjiran, musim panas kena polusi.
Saya juga bertemu anak-anak di Cilincing. Ceria bermain bersama. Mimpi-mimpinya tinggi mengangkasa. Melihat mereka, mimpi Indonesia Emas jika tidak dikelola baik akan jadi Indonesia Cemas.
Semua upaya demokrasi yang sedang dilaksanakan dengan hiruk pikuknya saat ini sejatinya adalah upaya kita memperbaiki hidup anak-anak ini.
Semoga kita semua selalu ingat pada tujuan itu, walaupun caranya berbeda-beda.
Saya optimis masa depan Indonesia melesat kalau anak mudanya luar biasa seperti @xcintakiehlx@bintangemon@AndovidaLopez.
Dengan senang hati saya mengirim komitmen sebagai politisi di https://t.co/HQEfQ0sdel. Usaha kita mengatasi sampah dan global warming memang butuh SEMUA ORANG bergerak ke arah yang sama.
Jalannya tidak pernah mudah. Dan tidak akan mudah.
Sekarang saatnya kita beraliansi memulai perubahan.
Terima kasih,
Ditawari anggur hijau yang memang sayang dianggurin karena enak.
Alhamdulillah rejeki anak soleh.
Pagi ini mampir ke Agro Eduwisata Kembangan. Swasta yang lahannya kosong, bisa dipinjam jadi hutan kota atau urban farming. Difasilitasi Pemprov, melibatkan warga setempat. Warga produktif, lahan terjaga, polusi berkurang.
Untuk Jakarta, mencapai tujuan bersama memang perlu bahu membahu, gendong menggendong bersama warga.
Tampaknya perlu latihan deadlift lagi.
Konser Satuin Jakarta luar biasa!
Terima kasih Cendrawasih!
Lapangan penuh dengan wajah-wajah bahagia. Kita bersenang-senang bersama. Energinya menyemangati saya ingin segera bekerja. Supaya Jakarta baru semakin maju.
Jangan lupa 27 November, coblos monasnya
Diskusi pagi menginspirasi bersama Plus Jakarta tentang branding Jakarta dan pengembangan turunannya. Sangat menarik.
Kolaborasi ini langkah awal pentingnya perkuat identitas kota yang membawa dampak positif bagi masyarakat ๐ #PlusJakarta#JakartaKotaKolaborasi
Hari Kamis konser dan kuliner gratis, bawa jas hujan antisipasi gerimis.
Sampai jumpa di #KonserSatuinJakarta, kita ngumpul dan bergembira bersama-sama.
Terima kasih respon besarnya untuk program mobil dan aplikasi curhat. Terima kasih mas Benny dan yang lainnya.
Izinkan saya merespon. Semoga dapat diterima.
Isu kesehatan mental adalah isu penting yang kami angkat di dalam visi misi pasangan Rido. Backbone programnya ada di Puskesmas sebagai bagian dari program kesehatan yang komprehensif. Kampanye mobil dan aplikasi yang baru ini dilakukan adalah kampanye awareness. Seperti teman-teman, kami juga ingin menjangkau lebih banyak orang. Mengedukasi yang belum melek kesehatan mental. Untuk yang masih merasa tabu.
Kami memilih kampanye ringan dengan berbagai penyederhanaan supaya lebih mudah dipahami. Kesehatan mental bukan isu main-main. Dan kami tidak ada niatan menyepelekan sama sekali. Dengan ketidakakuratan yang terjadi, saya meminta maaf.
Mobil dan aplikasi adalah ide alternatif tambahan dari kami yang berusaha berinovasi mencari cara baru. Layanan pemerintah tidak boleh kalah bersaing dengan milik swasta. Dan pada akhirnya, masyarakat yang diuntungkan karena memiliki lebih banyak pilihan berkualitas.
Semoga diskusi ini menjadi awal pemerintah bisa lebih sensitif merespon isu kesehatan mental di Jakarta yang jadi salah satu kota terstress di dunia. Tentunya, akar permasalahan yang mengakibatkan isu kesehatan mental juga perlu solusinya. Secara komprehensif visi misi kami berusaha menjawab permasalahan-permasalahan tersebut.
https://t.co/QhqG6db3gh
Terima kasih
Ok gengs kemarin ku udah bahas ini ada kecenderungan medikalisasi (masalah sosial/struktural dibikin jd masalah jiwa individu dgn treatment individu). Semakin diliat2 kampanye nya juga makin keliatan menyederhanakan, seolah2 masalah jiwa serius itu bisa diselesaikan dgn curhat