#Gempa Mag:7.7, 15-Aug-2026 04:58:24WIB, Lok:8.35LS, 121.37BT (36 km TimurLaut MBAY-NAGEKEO-NTT), Kedlmn:10 Km #BMKG
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data
“Some Fans Think It Was The Spain Match That Exposed Messi True Colors. But After Watching This, You Won’t Look At Messi The Same Way Again. How Did He Manage To Get Away With So Many Controversial Moments On The Pitch For So Long. Both With Argentina And In MLS? People Always Describe Him As Humble And The ‘Mr. Nice Guy’ Of Football. This Is Painful To Watch. How On Earth Is He Considered The Greatest Of All Time?”. ~ Journalist Abraham Joseph Reacts
Ustadz Maulana cerita ia udah dikontrak Trans TV selama 30 tahun.
Habib Jafar: Ustad Maulana berarti di TV udah berapa belas tahun?
Ustadz Maualana: baru 16 tahun
Habib Jafar: enam belas tahun tuh ya, setiap hari tuh?
Ustadz Maualana: setiap hari kalau di sebelum Trans TV, 23 tahun di Makassar, sejak tahun 88 sampai 2010, berdakwah, dari kampung ke kampung, jadi itungannya 23 tahun baru diundang ke Trans TV, di Trans TV mintanya 30 tahun
Habib Jafar: ohh..sekarang baru separuh nih
Ustadz Maualana: Baru 16, masi ada 14
Habib Jafar: kok ada gitu-gituan dan itu khusus ustad maulana?
Ustadz Maualana: ngga tahu, pak CT langsung ngomong
Habib Jafar: 30 tahun gitu?
Ustadz Maualana: 'berapa tahun?', baru mau 10 pak, "tiga puluh tahun ya?"siap
Habib Jafar: wih berarti kontraknya 30 tahun?
Ustadz Maualana: itu tantangan....😂😂 tapi saya berterima kasih, berarti itu adalah doa panjang umur
Habib Jafar: betul, doa panjang umur, panjang dakwahnya juga, jadi berkah umurnya ya kan, 30 tahun berarti kontraknya ya, nanti pas udah sisa 5 tahun, pak CT dateng lagi "seumur hidup"
Ustadz Maualana: iya kayanya si 😂😂😂
I do think part of it is an intentional media push but a lot has happened since 2022 that made Messi genuinely less popular:
1) A lot of the sympathy for Messi in '22 was people wanting him to top his career off with the greatest trophy on Earth. Once he actually...
Pelukan Terakhir Sebelum Tenggelam. Umar (80), seorang kakek di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, melakukan aksi heroik yang memilukan. Sesaat sebelum KM Nurul Salsa karam, Umar menyerahkan satu-satunya pelampung miliknya kepada sang cucu, Naura (13).
Foto momen mengharukan tersebut sempat dikirimkan kepada kerabat sebelum komunikasi terputus.
KM Nurul Salsa diketahui bertolak dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng, ibu kota Kabupaten Kepulauan Selayar, pada Rabu, 15 Juli 2026.
Rute ini merupakan salah satu jalur transportasi laut yang menghubungkan pulau-pulau di wilayah Kepulauan Selayar dan menjadi akses penting bagi mobilitas warga.
Saat berada di tengah laut, kapal mengalami mati mesin dan terombang-ambing di titik 43 mil laut dari Pelabuhan Benteng, sebelah Barat Pulau Pollase.
Kapal nahas tersebut total memuat 74 penumpang.
Berdasarkan data terbaru, 49 penumpang berhasil dievakuasi dan satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, 24 penumpang lainnya, termasuk kakek Umar dan Naura, hingga kini masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian intensif oleh Tim SAR dan gabungan relawan dari berbagai unsur. (Video: unknown source).
I'm a big fan of the "GPS Theory" when you miss a turn, your GPS doesn't judge you, it recalculates. No matter how many detours you take, it finds another way forward. Life works like that too. You'll make mistakes, but your destination doesn't vanish. The route just changes.
- If Messi were watching you today and he knew Arabic, what would you say to him?
🗣️ Mostafa Ziko:
“He’s the greatest player in football history after Cristiano because I love Cristiano so much. But I want to tell you I didn’t feel like we were playing against Messi, and besides, we’ve got Salah, you know.. Before the match, Messi was looking for Salah to greet him, and that’s when I felt an unreal amount of pride and confidence.”
I feel desperately sorry for Egypt. They were just over 10 minutes away from the greatest football result in their history and pulling off one of the greatest World Cup shocks of all time. At the very least they deserved to take the match to extra time. If their (1st) second goal was referred to - and then disallowed - by VAR then so too should have been Argentina’s third goal. But they didn’t even have a look.