Dari sini para ulama mengambil pelajaran bahwa seseorang yang benar-benar bertekad untuk berhaji, telah menempuh sebab-sebabnya, lalu terhalang oleh uzur yang tak mampu ia hindari, maka ia diharapkan memperoleh pahala sesuai niat dan usahanya.
Yuk, nabung & daftar dari sekarang!
Ada yang sudah menabung, mendaftar, dan bertekad kuat untuk berhaji, tetapi terhalang sakit, usia, kondisi ekonomi, atau wafat sebelum berangkat. Kabar gembiranya, orang yang terhalang uzur untuk pergi haji tetap bisa memperoleh pahala amal yang ia cita-citakan.
Kita tentu diperintahkan untuk berikhtiar, dengan bekerja lebih giat, mengelola keuangan dengan bijak, mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, dan mencari sumber penghasilan yang halal.
Selain itu, amalkan doa-doa berikut!
"In this economy..."
Kalimat ini sering muncul ketika harga kebutuhan pokok naik, biaya hidup bertambah, nilai tukar rupiah melemah, atau kondisi ekonomi terasa tidak menentu.
Semoga tahun depan, Allah izinkan kita untuk bisa berhaji dan mampu menyempurnakan rukun Islam kita. Semoga Allah panggil semua followers @rumayshocom untuk bisa menunaikan haji mabrur. ุงูููู ุขู ูู ูุง ู ูุฌููุจู ุงูุณููุงุฆูููููู
Tidak sedikit kaum muslimin mengenal haji hanya sebagai rukun Islam kelima. Padahal, Al-Qurโan dan hadis Nabi ๏ทบ menjelaskan banyak keistimewaan luar biasa dari ibadah ini. Ada keutamaan yang berkaitan dengan surga, penghapusan dosa, hingga kedudukan mulia sebagai tamu Allah.
Seorang muslim tidak boleh menunda shalat Subuh hanya karena bangun saat matahari terbit. Jika terbangun ketika matahari baru muncul, tetap wajib segera menunaikan shalat Subuh dan menyempurnakannya sebelum matahari meninggi.
Perlu dipahami bahwa menunda makan sementara waktu ini bukan berarti berpuasa, karena berpuasa pada hari raya Iduladha hukumnya haram berdasarkan kesepakatan para ulama.
Sebagian orang mungkin mengira bahwa anjuran tidak makan sebelum shalat Iduladha hanyalah tradisi biasa. Padahal, amalan ini memiliki tuntunan dan hikmah yang dijelaskan langsung dalam sunnah Nabi shallallahu โalaihi wa sallam.
Ini adalah momen emas untuk memperbanyak dzikir, takbir, doa, dan amal saleh secara umum sebagai bentuk taqarrub (pendekatan) kepada Allah.
Jangan lewatkan keutamaan luar biasa ini, jadikan hari Arafah sebagai momentum memperbarui tobat dan mempertebal iman.
Hari Arafah (9 Zulhijah) adalah hari yang agung dalam Islam, waktu di mana doa-doa sangat mustajab, dosa-dosa diampuni, dan pahala dilipatgandakan. Bagi yang tidak berhaji, puasa di hari ini (Selasa, 26 Mei 2026) menghapus dosa setahun lalu dan setahun yang akan datang.
Sebagian ulama membolehkan, sebagian memakruhkan, dan sebagian lainnya melarang. Namun, pendapat yang dinilai lebih kuat oleh banyak ulama adalah tetap bolehnya melaksanakan puasa sunnah selama masih ada waktu untuk menunaikan qada puasa sebelum Ramadan berikutnya tiba.
Nah, konten @rumayshocom kali ini akan mengulas pembahasan tersebut secara lebih sistematis, lengkap dengan dalil dan beberapa catatan penting yang sering luput diperhatikan masyarakat.
Banyak kaum muslimin telah terbiasa mengumandangkan takbir pada hari raya. Namun, tidak sedikit pula yang belum memahami perbedaan antara takbir mutlak dan takbir muqayyad, kapan masing-masing dibaca, serta bagaimana tata cara pengamalannya sesuai tuntunan para ulama.
Agar lebih optimal, cara yang disarankan adalah menggunakan tanggal 1 sampai 8 Zulhijah untuk menunaikan puasa qada Ramadan, kemudian pada tanggal 9 Zulhijah mengkhususkan niat untuk puasa sunnah Arafah.
Semoga bermanfaat.
Banyak orang ingin memaksimalkan ibadah pada awal Zulhijah, tetapi masih bingung karena memiliki utang puasa Ramadan yang belum ditunaikan.
Sini kami kasih tahu caranya!
Allah menjadikan awal Zulhijah sebagai waktu utama untuk beramal saleh, terutama melakukan amalan puasa. Lebih-lebih lagi puasa yang utama adalah puasa Arafah pada 9 Zulhijah nanti.
Berikut kami rangkum amalan-amalan yang bisa diamalkan di awal Zulhijah.