Suatu saat nanti kamu akan paham, bahwa memilih pasangan itu bukan hanya tentang harta dan rupa.
Melainkan juga tentang siapa yg akan menemani ibadahmu sampai menutup mata.
Aku ingin menanti punyaku saja Ya Allah, biarkan aku tenang, bantu aku berkembang, bantu aku bersabar.
Tidak masalah cepat atau lambat, asalkan semua tepat menurutMu.
Berhenti meyakinkan orang yg bahkan tidak memilihmu untuk percaya.
Hidupmu terlalu berharga untuk dihabiskan pada mereka yg tidak melihat Nilaimu. Fokus pada diri sendiri, pada mimpi dan langkahmu.
Pilih dirimu, jaga energimu dan biarkan mereka yg tepat datang dengan sendirinya
Ternyata, pintu terbesar menuju ketenangan itu adalah ikhlas.
Ikhlas pada apa yang sudah terjadi.
Ikhlas menerima apa yang telah Allah tetapkan, mengikhlaskan hal-hal yang tak bisa diubah lagi :)
Aku tidak sekuat yg kamu bayangkan. Aku butuh istirahat dari lelahnya berharap, butuh "Rumah" untuk pulang dan melepas semua beban dari jauhnya perjalanan panjang yg membosankan dan butuh tempat untuk meredakan rasa pahitnya kenyataan.
Ya, benar² sendirian merawat luka 😊
Aku akan mengingatmu sebagai orang yg pernah aku banggakan dan sebagai orang yg pernah membahagiakan.
Terlepas dari semua hal yg telah dilalui bersama.
Part paling menyedihkan: ketika kamu hanya terdiam dengan tatapan kosong, lalu kamu menangis karena tidak ada pilihan lain selain bertahan pada situasi yg sebenarnya tidak kamu inginkan.
Tetaplah tumbuh ditengah ruang yg berisik, karena tidak semua orang tau gimana kuatnya kamu merawat serta mengontrol isi hati, perasaan & pikiranmu untuk terlihat baik2 saja.
Tumbuhlah dewasa, jadilah manusia kuat sebab kamu berhak menciptakan kebahagiaan dirimu sendiri.
Aku tidak sekuat itu, aku hanya belajar menerima semua yg menjadi takdirku.
Aku tidak seikhlas itu, aku hanya belajar menerima sesuatu yg tidak bisa aku ubah.
Aku tidak setenang itu, aku hanya belajar mengendalikan perasaanku.
Jangan pernah ‘Blokir’ sosial medianya. Lihatlah bagaimana kebahagiaan hidupnya berjalan, meski bersama pasangannya. Jangan lari, rasakan sakitnya, menderitalah hingga akhirnya kamu ‘Sembuh’ dengan sendirinya.
Aku tidak menyesali apa yg sudah terjadi dalam hidupku. Karena tanpa kisah itu, aku tidak akan mengenal apa arti dari kesabaran, keikhlasan dan kekuatan.
Jika kamu ingin mengubah seseorang, lukai hatinya. Kamu akan melihat bagaimana dia bangkit dengan sosok yg berbeda.
Lukamu adalah senjata untuk membunuh versinya yg dulu.