Prabowo Subianto is centralising power, marginalising opposition and spending beyond Indonesia’s means. He could undo 20 years of economic and political progress https://t.co/XiM5hgMhyi
Photo: Reuters
kangen ga sih rasanya naksir orang beneran like having sparks all over your stomach when you look at them in real life and smile silly without you realize trs punya semangat buat menjalani hari karena lo bakal ketemu dia tiap hari
@baseconvo Keseringan hampir kejengkang kalo tbtb ngegas monyetttt. Sama keseringan buat nyungsep kedepan, kek bisa ga si biasa aja plzzz. Mana tatakan kakinya kadang suka susah buat dibukaaa AARRRGGHHHHHH
Jeng jeng jeng, rilis lagi cast baru untuk •kdm• Study group season 2. Kim Sugyeom akan memerankan sebagai Choi Mugyu, seorang preman yang sangat bucin banget sama pacarnya.
Sebelumnya Kim Sugyeom pernah berperan sebagai Kwon Ilha di Duty After School
https://t.co/ijErxBSic0
•kdm• Project film pendek yang disutradarain sama Lee jaein lolos seleksi festival film Diaspora Korea 🥹❤️
Beberapa waktu lalu Lee jaein sempet cerita kalau dia nyoba bikin film pendek dan diajuin buat ikut seleksi festival film dan akhirnya lolos 🙌🤩
Percaya gak sih, semakin kamu sering menceritakan tujuanmu ke banyak orang, semakin kecil kemungkinan kamu benar-benar melakukannya.
Kenapa?
Karena setiap kali kamu membicarakan rencana besar seperti mau diet, mau bisnis, mau jadi sukses, mau rajin belajar, otakmu menerima respons sosial.
Orang bilang, “Wah keren!”
“Semangat ya!”
“Kamu pasti bisa!”
Dan tanpa sadar, otakmu sudah mendapat rasa pencapaian kecil. Secara psikologis, pengakuan sosial itu memicu rasa puas. Seolah-olah sebagian tujuan itu sudah tercapai.
Padahal kamu belum mulai apa-apa.
Inilah kenapa beberapa orang yang benar-benar berhasil justru cenderung diam.
Mereka bekerja dalam sunyi, bukan sibuk mengumumkan. Karena tindakan memberi kepuasan yang nyata bukan hanya validasi semata.
Coba ingat-ingat lagi deh, berapa banyak rencana yang dulu kamu ceritakan dengan semangat… tapi akhirnya berhenti di tengah jalan? Soalnya aku sering merasa gitu, even hal kecil kaya “besok mau olahraga”