Prabowo:
Saya bersumpah untuk melihat Indonesia sejahtera. Itu sumpah saya.
Terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar.
Saking pintarnya, saking pintarnya jadi 𝗴𝗼𝗯𝗹𝗼𝗸.
klarifikasi pihak penyelenggara soal juicyluicy batal manggung di festival XYZ liveground Batam.
menjelang keberangkatan seluruh kebutuhan juicy luicy sesuai kesepakatan telah dipersiapkan oleh penyelenggara, termasuk pembayaran fee secara penuh, tiket penerbangan pulang-pergi, hotel, hospitality, serta kebutuhan teknis acara.
saat proses keberangkatan menuju batam, muncul kebutuhan tambahan berupa biaya kelebihan bagasi yang harus dibayarkan di bandara.
karena kebutuhan tersebut muncul saat keberangkatan, penyelenggara menawarkan agar biaya tersebut dibayarkan terlebih dahulu agar perjalanan tetap berjalan, dengan rencana diproses melalui mekanisme reimbursement pada pagi hari. karena beberapa performer juga mengalami kendala yang sama dan solusi yang ditawarkan juga sama.
fokus penyelenggara saat itu adalah memastikan performer tetap berangkat dan dapat hadir di xyz. seluruh proses dan dokumen pendukung terkait kebutuhan performer juga telah disimpan oleh penyelenggara.
sebelumnya pihak juicyluicy membuat story yang terkesan menyudutkan penyelenggara.
gimana menurut kamu??
kata daniel christian tarigan soal kasus ker4cun4n:
- dia berandai kalau restoran cepat saji besar bikin keracunan 50.000 pelanggan
- dia yakin udah ada yang dipenjara
- udah ada yang izinnya dicabut
- gerainya ditutup dan didemo
- dia bandingkan dengan mbg
- jadi memang negara kita itu bukan negara hukum,
- negara kita negara politik"
- yang punya kekuatan politik, bebas melampaui hukum
- makanan beracun, sekolah rubuh, aman, yang penting punya kekuatan politik
Lagian aneh banget sih negara ini.
Katanya negara agraris, tp harga buah dan sayur mahal.
Katanya negara maritim, tp harga ikan mahal.
Lahan sawit dimana-mana, tapi harga minyak sawit mahal.
Swasembada beras tp harga beras jg mahal.
🚨 Sir Alex Ferguson on what his Manchester United attack would look like today:
🗣️ Reporter: “Sir Alex, if you were still in your peak years and managing Manchester United today, what would you do differently?”
🗣️ Ferguson: “If I were in my peak? What are you trying to say, I’m too old now? [laughs]
I’d have Haaland as my centre forward. And I’d want Mbappe as well. He’s a striker, but I’d probably start him from the left, similar to what we eventually did with Cristiano.
You’ll ask me how Manchester United are supposed to get both of them. I don’t know. But eventually they’d arrive.
I always believed Manchester United should have frightening options in attack. I had Cantona, Cole, Yorke, Sheringham, Solskjær, Van Nistelrooy, Rooney, Ronaldo, Tevez. People would ask, ‘How are you going to keep all these players happy?’ I wasn’t trying to keep Manchester United comfortable. I was trying to keep us winning.
And when you bring the very best players into a dressing room, everybody else improves. They watch how they train, how badly they want to win, and suddenly the standard required just to get into the team changes.
I saw it with Cristiano. His standards didn’t only benefit Cristiano. They affected the entire training ground.
So if you gave me Manchester United today, I wouldn’t start by asking, ‘Who can we realistically sign?’ I’d ask, ‘Who are the best players in the world?’
Give me that list first.
Then we can argue about what’s realistic afterwards.”