anehnya, mbak Lastri hanya diam, melamun.
Ruslan dan Agus berhenti tepat di depannya, Lastri hanya duduk dengan kain yg menutupi kakinya.
mbah Por tiba-tiba memanggil, "mrene gus, iki kan sing kepingin mok delok iku" (kesini gus, ini kan yg mau kau lihat)