Nolan memang sengaja nggak pernah mengunci ending Interstellar
Pertemuan Cooper dan Murph itu nyata atau simbolis, jawabannya dibiarin terbuka. Karena buat Nolan, ending ini soal emotional truth, bukan logika yang harus dijelasin sampai tuntas
Menurut kalian, Cooper benar-benar pulang atau cuma mendapat closure?
#Interstellar
Gambar ini menunjukkan bedanya otot kita pada usia 25 tahun vs 55 tahun.
Usia 25 tahun nampak otot kita masih padat
Usia 55 tahun nampak otot mulai disusupi lemak
Akumulasi lemak abnormal di otot rangka ini namanya adalah myosteatosis. Ini berbeda dengan lemak subkutan biasa.
Myosteatosis meningkat seiring usia, kurangnya aktivitas fisik, kelebihan lemak tubuh, inflamasi, dan perubahan hormonal. Kondisi ini menurunkan kualitas otot, meskipun massa otot mungkin masih terjaga.
Lemak yang menyusup ini bisa mengganggu kemampuan kontraksi otot, hingga berhubungan dengan terjadinya resistensi insulin yang berujung pada diabetes.
Semoga bermanfaat!
Sumber Ilmiah:
-Myosteatosis in the Context of Skeletal Muscle Function Deficit: An Interdisciplinary Workshop at the National Institute on Aging
🚨 Curva Sud tetap membeli tiket musiman AC Milan.
❌ Padahal mereka masih menjadi kelompok yang paling keras mengkritik manajemen.
🚷 Mengapa tidak memboikot saja?
✅ Jawabannya ternyata bukan karena mereka berubah pikiran...
🧵 👇
Ayahku meninggal 12 tahun yang lalu. Tapi semalam... beliau pulang ke rumah. Dan yang paling mengerikan, ibu menyuruhku berpura-pura kalau kami tidak melihatnya.
Aku kira ibu sudah kehilangan akal karena terlalu lama hidup sendiri.
Sampai aku melihat sendiri... apa yang sebenarnya datang malam itu.
Baru beres nonton video ini di yt.
Dan saya tersadarkan kalo menjamurnya org yg jualan seblak, cilok, gorengan dan pedagang olahan tepung lainnya di jalanan bukanlah tanda kebangkitan ekonomi rakyat, tpi sinyal keputusasaan (necessity entrepreneurship) untuk menutupi status pengangguran.
Setidaknya ada 6 poin yg saya dapati :
• Jebakan low barrier to entry: Bisnis olahan tepung dipilih cuma krn modalnya murah dan gk butuh keahlian khusus.
Dampaknya, terjadi ledakan keseragaman yg memicu kanibalisme ekonomi (sesama pedagang kecil saling mematikan di radius beberapa meter saja)
• Romantisasi penderitaan oleh negara: Narasi "UMKM Pahlawan Ekonomi" dikritik sebagai alat politik agar negara bisa lepas tangan dari kewajiban menyediakan lapangan kerja formal dan jaring pengaman sosial.
• Paradoks data pengangguran: Angka pengangguran resmi terlihat turun, tpi pekerja sektor informal melonjak smpe 60%. Ini adalah fenomena pengangguran terselubung, tercatat bekerja, tapi pendapatan minim dan gk menentu.
• Perang Harga vs Hancurnya Daya Beli: Di tengah inflasi dan turunnya kasta kelas menengah, merek bukan lagi faktor penting. Pedagang terpaksa memotong margin keuntungan demi mempertahankan konsumen yg sensitif harga.
• Ironi "Negara Tepung" yg 100% Impor: Indonesia menopang jutaan pedagang kecil dari komoditas yg gak bisa tumbuh di tanah sendiri. Ketergantungan impor gandum yg mutlak membuat nasib pedagang cilok di jalanan sangat rentan terhadap konflik geopolitik dunia dan kurs Dolar.
• Model bisnis ini udah di titik jenuh. Para pedagang seperti berjalan di tempat, bekerja keras 12 jam sehari menghirup asap jalanan, tetapi posisi finansialnya gk bergeser maju sama sekali.
Source : https://t.co/YnzpIZpO3L