Bismillah, teruntuk para baker di bandung yg punya bisnis dessert, cake, bakery, patisserie, aku lagi bikin komunitas The Baker room 🍰—
ruang untuk koneksi, sharing baking life, dan kolaborasi antar baker.
Siapa tahu ke depannya kita bisa tumbuh dan berproses bareng ✨
@kimawritelism Ka coba nonton film No more bets, ini tuh sindikat penipuan online, lapor polisi indonesia juga percuma, karena sindikatnya berlokasi di perbatasan kamboja thailand, semua akun wa foto profil nama dll itu palsu semua, no rek juga beli itu..
Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya:
1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya.
2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem.
3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita:
a) NasDem dikasih ancaman kasus,
b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU,
c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur.
4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai.
***
Berhenti dulu. Ada keributan lain
5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik:
a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka,
b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi,
c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada,
d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan.
6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini.
***
Kembali ke lanjutan nomor 4:
7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka.
Mereka juga terganjal threshold 20%.
8) Mahkamah Konstitusi, membuat keputusan penting:
a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung.
b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5%
9) Implikasinya:
a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman,
b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada.
10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain.
***
Yang krusial:
11) Hari ini DPR bakal rapat RUU Pilkada. Agendanya bikin pembahasan, kalau bisa sampai keputusan, hari ini juga.
a) Diduga untuk menganulir putusan MK dengan bikin UU,
b) Deadline pendaftaran calon kepala daerah tinggal 9 hari kalender/7 hari kerja lagi, udah mepet.
***
Ada keributan separah dan sekompleks ini dan kalian malah ngurusin selangkangan orang.
@kurawa@cakimiNOW Mas saya tinggal di sagea.. Kalo samean tau hampir tiap hari mahasiswa Ternate turun aksi..
Betapa merusaknya tambang nikel bagi kami masayarakat sagea... !!
Ok fix bener ada suplay pertumbuhan ekomomi di malut berkat tambang.. Tapi hanya dirasakan hanya di kecamatan tsb.
Capek jg berdebat selama dua setengah jam. Tapi bisa saling menimba ilmu meski kadang harus bersabar karena ada saja materi dan gimmick recehan. Terimakasih kpd netizen atas dukungan yang begitu bergelora.
“I want to test” itu minta orang yang melakukan sesuatu sambil merasa dirinya paling tahu.
Yang hari itu di test selain Tom Lembong juga Retno Marsudi
2 orang yang sangat pakar di bidangnya.
Jokowi itu jadi Presiden karena popularitas.
Kalau Jokowi sadar bahwa “Memiliki kewenangan bukan berarti memiliki pengetahuan” maka dia tidak akan memakai diksi test.
Ya, jelas sekali, 'I want to test my minister' bukan 'I want to ask my minister', di mana para menteri terkait juga hadir dalam acara tersebut. Kebetulan, pertanyaan terkait perdagangan dijawab oleh Thomas Lembong, yang menjabat sebagai Menteri Perdagangan saat itu. Selain itu, ada juga pertanyaan tentang global diplomacy, dan Pak Jokowi mengarahkan pertanyaan tersebut untuk dijawab oleh Ibu Retno sebagai Menteri Luar Negeri.
Mas Gibran bawa2 @tomlembong ke #DebatCawapres, ga tau apa kalo Bapaknya pernah terkenal krn ga bisa jawab pertanyaan (ga ngerti?) terus minta pak Tom yg jawab.
Bapaknya: "I want to test my minister, please answer the question, pak Tom."
Baru banget ke @humaspoldajbr mau laporan atas tindakan penipuan online, cuma mau minta surat keterangan polisi untuk dikasih ke bank dibilang tim cybernya udah pulang, jd kita ga bisa bikin laporan. Suruh dateng lagi hari senin. Katanya bisa melayani warga 24jam.
Padahal cuma mau minta surat keterangan untuk bank, gimana mau memberantas penipuan online kalau gini? Banyak korban karena tidak ditindaklanjuti dengan cepat.