mata Sri terbelalak mendengarnya.
"mbok pikir aku sengojo mbujuk awakmu to" (kamu pikir saya sengaja menipumu kan) jek rong ngerti pisan (masih belum mengerti juga)
"Erna" kata Sri,
seketika itu, Dela tertawa, ia tidak pernah melihat suara tertawa semengerikan itu
menelusuri jalan dengan kabut masih tebal, kiri kanan pohon tumbuh tinggi dengan semak belukar di setiap sisinya, setiap langkah kaki Sri terdengar gemerasak dedaunan yg berserakan dengan aroma tanah yg masih tercium sengak, Sri terus berjalan ke timur, sampai, melihat pohon itu.
Pegel liat konten nakes-nakes macam ini. Gak dicari pun muncul di FYP saking banyaknya. Kalian bukan curhat, bukan sharing. Kalian sedang bergosip, dengan objek pasien yang butuh layanan kesehatan. Butuh dirawat sampai sembuh. Bukan diolok-olok, dihakimi, dipandang sebelah mata.
Dis! Kemarin kita kehilangan seorang anak yang dihancurkan oleh ayahnya dan dikuatkan oleh pasangannya, sekarang kita lihat seorang anak yang dihancurkan pasangannya dan dikuatkan oleh ayahnya. Rest in love Laura Annaโค๏ธ