Asli gw ngakak bgt waktu tau kaya gini bbrp tahun terakhir dari temen2 gw yg dosen.
1. Helikopter parents banget
2. Anak ga dilatih agency/authority karena ortu masih terlalu ikut campur dalam decision making
3. Ortu ga ngasih space untuk percaya sama anak.
4. Ortu gila kontrol
Anak kuliah kaya anak TK aja, bikin grup ortu sama dosen.
Dan btw, yg swasta some even worse, lawaknya ampe ada yg minta potoin suasana kelas :)))) real kaya ngangon anak tk
@RadityoDharmaP@ConversationIDN Padahal sy berekspektasi dia bakal menjelaskan game theory ke orang awam. Tapi kok bobot penjelasan empirisnya lebih banyak dan tdk terdengar embracing game theory. Ternyata lebih useful baca penjelasan game theory Prof Mohtar Mas'oed di bukunya soal metodologi HI. Hehe
@RadityoDharmaP@ConversationIDN Pertama denger nama Jiang, sy kepo cari background-nya. Agak sus krn branding-nya Prof, tapi kok cuma bachelor of arts. Trus katanya pake game theory utk analisisnya. Tapi kok lebih berat ke penjelasan empirisnya, dan sy tidak menjumpai sama sekali penjelasannya soal game theory
Masalah diskusi geopolitik di Indonesia bukanlah kurangnya informasi.
Tapi, kita punya terlalu banyak “pakar instan”: i.e. Mardigu & “Prof Jiang”
Ketika opini awam dianggap setara dengan ahli, kita ada di dark age.
Tulisan saya di @ConversationIDN:
https://t.co/fraMSmvkaC
@TomketLovers Gak juga, Soros cuma keluar 5 juta USD utk mainin Rupiah vs USD, setelah itu dia cabut dan justru diperparah oleh para oligarki&spekulan lokal yg lebih berbahaya, di samping rezim Suharto yg korup.
Bayangin negara ngutang, 80% dikorup kroni2nya Suharto, cuma 20% utk Pembangunan.
Kenapa yaa Purbaya sekarang kerjanya "blusukan" instead of kerja di kantor aja seperti SMI atau bulan2 awal Purbaya menjabat.
Apa arahan khusus presiden ke blio sehingga bikin blio jadi sering blusukan gini?
Kalo di private sector, jarang kayaknya CFO ikut site-visit ke bawah
Taiwan's Industrial Technology Research Institute might be the most underrated research lab in history. It spun out TSMC and made Taiwan the world's chipmaker. Coming out in Asterisk today – how did Taiwan implement one of the most successful industrial policies of all time?
🧵
‼️ Lagi-lagi konten jelek nan wagu ‼️
Baca sajian makanan yg pedomannya 'Isi Piringku' dari Kemenkes dulu sana, baru kerja di dapur. Kerja 'sepele' kan ya tetep butuh belajar.
"Terus kami harus gimana?"
HARUS TUTUP! Keberadaan dan kerja-kerja kalean sungguh gak guna. 🫵🏻
# Kehidupan Warga Sekitar Kawasan Industri #1
pernah tau ada demo buruh naik moge? Ya karena kebanyakan sulit nikmatin hasil kerja dengan waktu yang terbatas; gak bisa traveling, dll
akhirnya cara nikmatin hasil mereka ya beli harta benda. Moge salah satu yang favorit
lah di Indo jg apa2 ngerjain sendiri kok. Yang bilang tinggal di LN nggak enak karena apa2 harus sendiri besar kemungkinan dia upper class kalo di Indo yg ga merasa bersalah ngegaji ART atau bayar jasa dibawah harga layak. Makanya pas di LN berasa bgt menderitanya. Syukurin 😜
Wowok & jajarannya sudah TIDAK MENDENGAR. Efek defisit ini ngeri, bisa spiralling. Jgn samakan defisit di tahun 2014 & 2026. Misalkan, sama-sama 3%, tapi posisi utangnya beda jauh, kemampuan bayar beda jauh. DSR (debt service ratio) sudah di 45%. Semoga jgn sampai terjadi krisis, baru mereka sadar 🙏
Tega2nya, penderitaan orang lain dieksploitasi dgn begitu vulgar demi kepentingan menaikkan citra program.
Konten paling bajingan pada 2026. Dan ini baru Maret.
Para taipan terbesar kita kaya karena konsesi kebun, tambang, hutan—karena negara mengizinkan mereka, bukan karena membangun industri yang kompleks.
Penertiban kawasan hutan (baca: perampasan kebun sawit) tempo hari mengingatkan mereka, mereka ada di bawah belas kasihan negara.
Not an IR folk but I think proper reading of IR texts & materials will guide the reader about its theoretical limits so it is not ‘intuitive’ as such; oh wait, more quantification fetishism? come on. I get the message in re that youtube ‘prediction’ but the way it’s written, man.
Banyak yg bilang presiden dibohongi para pembantunya. Saya kira tdk demikian. Yg terjadi mereka semua sama2 memproduksi dan mereproduksi kebohongan. Yg benar2 dibohongi adalah rakyat.