@maman1965@JNE_ID di kaleng Khong Ghuan kutemukan kelezatan tuhan, di mana maaf-maafan menjadi hidangan paling nikmat setelah bersimpuh kepada mama, meski agama kita beda, renyah lebaran tetap sama, cinta.
#kangmaman#jneconectinghappines
mau buku janda itu ibuku & kopi Komeng
@maman1965@kangmaman1965@JNE_ID lagi baca ulang buku agama Agus Mustofa, terakhir baca BERDOA ATAU MENYURUH TUHAN, isinya adab berdoa yg seharusnya tak banyak meminta atau terkesan menyuruh karena inti utama berdoa lebih ke bersyukur mengingat tak terhitung nikmat yg selalu dicurahkanNya.
#JNEConecctingHappines
@maman1965@JNE_ID setakzim sepi, sungguh layak pahit dirayakan dalam seduhan ini,
biarkan hangat mengepul cinta menepikan selukaduka.
mungkin nanti di sisa ampasnya tuhan menyisakan gula
untuk segenap getir yang dirasa.
#giveaway@maman1965
dibelah gunting,
ambil yang penting.
lalu pungutlah jarum
bersabarlah dalam sakit lagi menenun.
meski bersulam-sulam dahulu
kelak bergaun engkau kemudian.
#puisipendek@PelangiPuisi
maka, di matamu yang rindu aku terpaku
takjub terpenjara waktu
jika selamanya begitu
amboi, indah nian tatapan itu
(dikau) semata-sematiku.
#puisipendek@PelangiPuisi
hitam, uban, kafan mungkin berurutan
tetapi hidup bukan undian.
dan tuhan tak bermain dadu,
sebab dari hisab menunggu pemenangnya, ilmu.
#puisipendek@PelangiPuisi
hati mengimami,
tubuh memakmumi
untuk mengalahkan dunia bersujudlah (cinta).
tempat Yusuf menjamaahkan harta, tahta, rupa sebagai adab dalam keseharian manusia.
#puisipendek@PelangiPuisi
lebaran dirampas negara
zakat akan diminta
rakyat disuruh berduka cita sebab kas tiada,
ke mana isinya?
sementara pejabat bersukacita di perjamuan Khong Guan dengan para naga.
menyuap kue, angpau sambil tertawa diatas duka jelata.
ha ha ha
selamat berhari raya.
@PelangiPuisi
@fay___14 Innalillahi wa innailaihi rojiun, turut berduka cita, semoga diampuni segala dosa, diterima semua amal ibadahnya serta ditempatkan mulia di sisi Allah SWT, aamiin ya Allah.
aku tak paham cinta
tapi saat mengingatmu doa-doa berpendar menjalar dada
menyilaukan rindu
menyalakan lampu-lampu dari rambut hingga ujung kuku.
#puisipendek@PelangiPuisi
Buncit
yang kelaparan itu perut tuan kianlah buncit, mengapa anak kami dijadikan alasan makan bergizi tapi pendidikan dimahalkan?
yang serakah itu kalian mengatasnamakan kebijakan, tetapi jelata diperas pajak pun dipalak macam pungutan.
kami kenyang kebohongan.
@PelangiPuisi
berkaca pada Widji!
ketika pandangan berpuisi tatapannya lebih suci walau di ujung belati, ia tak mati-mati meski bola matanya diganti.
#puisipendek@PelangiPuisi
manusia ciptakan cermin, Tuhan cukup menakhlik bayangan.
Dia ingin saat berkaca,
mereka memulas masa lalu demi terpantul elok di hadapan.
#puisipendek@PelangiPuisi
seonggok batu hitam mandam berdoa,
"jadikan aku rumah atau tiang penyangga, meski tak lantas berubah putih setidaknya diamnya tak sia-sia".
#puisipendek@PelangiPuisi