Orang yg kalian hina dgn "masang taruhan" dan "nggak ada ongkos balik ke Indo" itu, orang yg pernah meninggalkan kenyamanan untuk mendirikan sekolah2 non-formal utk anak2 miskin di bantaran Kali Code Jogja dan Flores.
Dia dan keluarganya skrng memang tinggal di Australia, sengaja datang ke stadion, dengan duitnya sendiri, untuk menonton Timnas Indonesia.
Dia mungkin kesal krn Timnas Indonesia dibantai 1-5. Juga mungkin kesal pd kalian yg sering bias dan tidak objektif dlm beropini.
Harusnya ajak diskusi saja. Atau abaikan, kalau kalian merasa dia tdk penting. Tapi jangan diolok2, diframing, dan direndahkan di depan publik seperti itu.
Sakit kalian ini..