... Mohon maaf, diskusi dan plot semuanya tenggelam. Mentab dan pesan tersapu habis sejak akun terkunci. Tidak perlu sungkan untuk berinteraksi atau mencolek saya di DM guna membangun relasi yang baru.
@lridescentia "Old-fashioned, eh?" He glanced down at the guitar case, then back up, eyes half-lidded. "Well... I like to think I'm decent. Though—my vecinos, they complain. Especially when I play past midnight."
He gave a tap on the case. "Why? Looking for a private serenata?"
@2DimensiMenfess ... Plot? Ayo. Kebetulan tidak ada sehat dari sosok Adam sebab ia manusia tersesat, terjerat untuk terus bernapas di dunia. Tiada akan terlintas kepada minda sang jejaka bahwa ia akan mengikrarkan janji suci suatu saat. Ah, mohon izin untuk berkecepatan siput.
@peculaiar ... singgah informasinya di rungu.
"Oh. Sepertinya aku salah makam," dinginnya berdalih kemudian bergeser selangkah; tanpa usaha mengeklaim makam lain sebagai makam kerabatnya demi menghindari puan yang nampak tidak sehat (jiwa) itu.
@peculaiar "...." Adam terbuat banyak diam di antara loncatan topik. Topi jerami? Apa itu? Kendati perawakan Adam bak chuunibyou emo, sejatinya ia adalah pria nan jauh dari fantasi animasi asal Asia. Jangankan Luffy si topi jerami, Doraemon berkantong penuh faedah pun tiada pernah ...
@2DimensiMenfess "Hm..." Raga bedegap kokoh tiada beri balas kecuali deham sungkan tanda Adam tengah menalar, untuk sementara. Manik merah delima lantas turut bergulir ke persimpangan. "Bagaimana cara orang mati menuntut balas?"