.@biwin_tech Mini SSD takes on microSD Express cards.
https://t.co/MZe7CLUb1L
Mini SSD is a new NVMe SSD format designed for laptops, tablets, smartphones, and portable gaming consoles that's only slightly bigger than a MicroSD (Express) card at 17x15mm.
BIWIN claims up to 3700MB/s read speed and 3400 MB/s write speed, and some of the first (upcoming) devices to support include @softwincn GPD Win 5 portable gaming console and @OnexPlayer_ Super X gaming tablet.
Biasanya kalau saya ngetwit gini, ada aja orang2 edgy yg komentar "memang pemerintah pingin rakyat tetap bodoh".
Silakan aja komentar mah. Tapi, apakah kamu pingin anak/adik/ponakanmu tetap bodoh?
Apa yg bisa kita kerjakan supaya itu nggak terjadi? Kita kerjakan yg itu..
Pernah dituduh nipu pajak gara2 data temuan si AR ga sesuai. Disuruh menghadap di kantor pajak bawa data. Adu data lah kita, dataku based on marketplace smua ada setiap transaksi detail ratusan lembar kubawa, begitu tak tanyain data dia, ga bisa nunjukin
Di forum-forum yang komposisinya, 9:1, 8:2 atau mayoritas isinya menyalahkan guru, saya seringkali berupaya untuk menjadi penanya pertama.
Tujuannya, ya menyeimbangkan forum. Memberikan argumen dan fakta lain yang tidak "muncul" dalam paparan sebelumnya.
Oleh sebab itu, kalau ada argumen sulitnya distribusi guru karena guru tidak mau ditempatkan di daerah 3T, pertanyaannya sederhana, apakah tempat kerja guru memungkinkan mereka bisa bekerja dengan baik?
Kalau polisi, tentara, hakim dan jaksa mendapatkan rumah atau kendaraan dinas karena itu tugas negara, lantas guru-guru yang mengajar atas nama pemerintah di sekolah negeri, itu bukan tugas negarakah?
Menurut saya, jika infrastruktur menuju sekolah tidak bisa diselesaikan dalam jangka pendek, bukankah memberikan gaji tambahan yang besar untuk guru 3T, layak bagi mereka sambil menunggu perbaikan jalan dan gedung sekolah?
Perhatikan, setiap berita yang menujukan lika liku perjalanan menuju sekolah, jalan rusak dan jembatan yang ancur, kenapa selalu mereka ini adalah guru honorer yang gajinya tidak jelas?
Saya kira, mereka yang ditempatkan ke daerah 3T jika diberikan gaji yang tinggi, itu akan berdampak pada semangat mengajar.
Kalau gaji guru 3T 25 juta, misal, saya yakin, para guru tidak segan, membeli alat tulis bahkan memperbaiki sekolah dengan uang pribadi mereka. Sebab sekolah tempat kerja mereka. Dan mereka yang sudah menyedekahkan hidupnya untuk terus berada disana, kadang terpisah jauh dengan anak-istri, hanya perlu negara yang menfasilitasinya saja.
Jika itu memang terbaik, kata Pasha Ungu.