✍️
Hampir 5 tahun rakyat beri upah kepada 560 anggota DPR sebagai gelandangan berdasi. Mirisnya, mereka tidak peduli dengan nasib rakyat. Hanya jadi alat stempel kepentingan penguasa.
Tidak heran bila kawanan politisi DPR disindir tak beda dengan kebun binatang. Setiap bulan diberi makan demi kerakusan dan kebuasaan kekuasaan.
DPR yang diklaim sebagai perwakilan rakyat, terbukti hanya bekerja demi kepentingan partai, agen oligarki, kumpulan para penipu dan maling berjamaah.
Janji Hak Angket yang digulirkan partai politik terbukti dijadikan bargaining untuk perebuatan kursi ketua DPR. Ini adalah satu dari rangkaian modus politik jahat yang berkali-kali menipu rakyat.
Sudah saatnya kaum progresif bersatu membentuk partai baru yang bertindak jujur dan istiqomah membela kepentingan rakyat. Harus berani membuat terobosan untuk memotong rantai kejahatan bernegara.
Jangan takut dan ragu, bila punya niat yang tulus dan sungguh-sungguh, maka lakukankah secara cepat. Dimulai dari kelompok yang kecil dan terus bergerak menggalang kekuatan rakyat.
*FA*