Arahnya investasi mau kemana? Yang ngurusin siapa? Pengalaman apa? Integritas gimana?.
Jangan sampe akhirnya miskin karena investasi gagal, banyak utang lagi.
Jadi gini logikanya, punya gaji nih, trus gaji buat makan, pendidikan, kesehatan, transportasi, rumah dll. Dan gaji itu masih kurang. Jangan maksain bangun kantor, maksain investasi. Logikanya kan urusan rumah aman, ada sisa investasikan. Gitu lho bro
Wo.
Sepanjang gue ngikutin Bang @irwndfrry di Youtobe & Medsos, ini kayaknya yang paling emosional
Begini lho maksudnya bagaimana cara merealisasikan program dimana segala aspek harus diperhatikan terlebih dahulu, jangan asal eksekusi tanpa pertimbangan matang
Efesiensi hanya sekadar slogan, blm menyentuh hal2 yg sebenarnya patut di efesiensikan seperti tunjangan penjabat, staf khusus, pengawalan yang berlebihan, dll
Dari kualitas apapun, anda jauh lebih layak menjadi Wakil Presiden