Preman dikasih panggung.
Banyak orang yg antri untuk menyentil kuping Amin rais,karena saya gak mau tangan saya berdarah lagi.
Ini kategori pengancaman keselamatan jiwa pak Amin rais.
@ListyoSigitP@DivHumas_Polri
Data pagi ini - makin nyungsep.
Bapak Presiden @Prabowo yth, kami hanya sampaikan data bhw makin hari kondisi tidak makin baik.
Bpk Menkeu @KemenkeuRI dan Gub @bank_indonesia, berhentilah pidato penuh harapan palsu
Kami bukan psimis, apalagi putus asa.
Kami hanya ingin perbaikan.
Ade Armando sekarang ini sibuk mengatakan bahwa bukan dia yg potong & edit video pak JK, padahal narasi atas potongan video itulah yg bengis dan jahat, fitnah dgn mengajak umat beragama utk tersinggung pada ucapan pak JK yg di potong itu. Jangan terlalu percaya diri Ade.
@abu_waras Bgmn negeri ini bisa maju kalau cara pandang anda ASN HARUS tunduk pada kebijakan Presiden,kalau kebijakan presiden salah ASN wajib untuk mengkritisi,spt kebijakan pembayaran hutang Woosh Menkeu tdk mau byr pakai APBN meskipun presiden tetap ngeyel untuk membayarnya
Pendakwah NU ini disuruh
untuk tidak membahas politik di panggung pengajian, karena sebelumnya membandingkan gaji tukang cuci ompreng MBG dan gaji guru honorer.
@Gerindra Bedah rumah program yg bagus krn lgsg menyentuh masyarakat miskin tapi jgn lupa korban banjir Aceh juga perlu penanganan yg serius krn ternyata sampai hr ini msh banyak korban yg tidur ditenda² pengungsian
*Safari Solusi Bangsa (SSB)*
Minggu 5 April 2026, siang menghadiri Halal Bi Halal KAMI di kediaman Jendral (TNI) Purn Gatot Nurmantyo dan malam menghadiri acara yang sama di kediaman Bapak @aniesbaswedan
Saya ketemu ratusan tokoh yg cinta Negerinya. Kami diskusi bagaimana memperbaiki bangsa Indonesia ke depan. Dari diskusi pada 2 (dua) tempat tersebut, saya menyimpulkan bahwa
mereka : (1) bukan antek asing, (2) bukan menerima bayaran asing, (3) bukan penghianat, (4) bukan penjilat, (5) bukan penikmat jabatan, dan (6) bukan pengejar jabatan.
Tapi saya yakin, para penikmat kekuasaan akan memberikan “gelar” bahwa mereka adalah : (1) antek asing, (2) dibiayai asing, (3) kelompok sakit hati, (4) pengganggu kekuasaan, (5) kelompok kalah dan “gelar” lain yang menyakitkan.
Terbayang oleh saya seandainya penguasa bersedia mendengar pemikiran mereka untuk solusi bangsa dan bukan dianggap sebagai “musuh” kekuasaan maka Indonesia bisa maju dan damai.
Berharap Bpk Presiden @Prabowo berhenti menggunakan cara Jokowi merebut dan mempertahankan kekuasaan berbasis pecah-belah bangsa yang sebulan terakhir makin menonjol.
Innalillahi..‼️
Selain TerMuL, di Negri ini ada Sejenis Hama yg Sangat menjijikkan..yaitu BoTi, alias Kaum Konslet! 🤮
Hati2..
Semoga Allah SWT , Tuhan Semesta Alam meLindungi Keluarga kita dari mereka.