INFO:
Diketahui bahwa TVRI membeli hak siar Piala Dunia 2026 dengan harga sebesar 1,3 Triliun Rupiah, bersumber dari APBN.
.
Sebagai perbandingan, China membeli hak siar Piala Dunia 2026 dan 2030 (2 edisi) sebesar 60 juta Dollar AS (atau 1,1 Triliun Rupiah).
.
Harga di China lebih rendah dari harga di Indonesa.
Tapi di China dapat 2 edisi PilDun, Indonesia hanya 1 edisi..
.
Sebenarnya harga hak siar yang dipatok FIFA untuk penyiar China adalah 300 juta Dollar AS (5,4 Triliun Rupiah). Tapi dengan waktu yang semakin dekat dengan kickoff PilDun serta alasan perbedaan waktu 12-14 jam dengan Amerika sebagai tuan rumah PilDun 2026, maka harga hak siar dipangkas hingga 80% sehingga menjadi 60 juta Dolla AS saja..
Udah siaran pakai APBN, rodok semua orang dapat siaran dan siaran nya burik patah-patah bikin sakit mata.
Film Warkop sepi penonton dan rating jeblok
Konon krn pendukung rezim meranin karakter Dono dan ada "Rans" milik Raffi Ahmad dlm film tersebut
Ini sih kesalahan Indro, harusnya dia paham kalau Alm. Dono dan Kasino itu vokal dlm melawan kebobrokan pemerintah, bkn jd Buzzer
🚨| BREAKING: Speed just met Zlatan Ibrahimović and Thierry Henry and immediately got roasted by Zlatan for wearing a Nigerian shirt with a USA jersey 😭😭😭
INDONESIA VS SINGAPURA MEMANAS
INDONESIA BATAL EKSPOR LISTRIK KE SINGAPUR.
BTW FAKTA PERBANDINGAN SINGAPUR VS INDONESIA
1. PPN
Indonesia: 11%
Singapura: 9%
2. Ormas
Indonesia: banyak dan bahkan dikasih hibah.
Singapura: gak ada
3. PPh individu
Indonesia: bisa sampai 34%
Singapura: maksimal 22%
4. Pajak perusahaan
Indonesia: 22%
Singapura: 17%
5. Pajak investasi
Indonesia: Capital gain dan dividen dipalak pajak.
Singapura: Capital gain dan dividen gak kena pajak.
Cuma jualan produk pabrikan doang. Jadinya ya… Alfamart atau Indomaret versi desa. Bahkan kalah saing sama Warung Madura!
Terus rakyat desa dapet apa?
Duit APBN ratusan triliun cuma buat bikin “koperasi” yang malah nggak beda sama warung biasa?
Buat apa sih proyek beginian?
Singapura bukan sekadar tetangga, melainkan pusat utama modal AS untuk menguasai ekonomi Asia Tenggara.
Banyak orang tak sadar, saat pasar modal melemah, yang disalahkan justru pemerintah. Padahal itulah cara Amerika hancurkan negara yang gak sejalan dengan dirinya