Pelajar SMK mengirim surat kepada Presiden, ia menolak menerima MBG dan meminta jatah makan MBG miliknya diberikan untuk kesejahteraan guru. Para pelajar kita, ada yang pikirannya tajam dan halus perasaannya. Rafif Arsya, anda membuat sejarah.
🔥🔥🔥🔥🔥
Ada orang naik motor di daerah 3T (terpencil), membandingkan bangunan dapur MBG (SPPG) dengan bangunan sekolah yang menerima MBG. lebih bagus bangunan SPPG daripada sekolahnya 🥲
Setelah gue baca artikelnya dan modusnya, ini kejadian di pondok pesantren di Lombok Barat. Pelakunya Ahmad Faisal, 52 tahun, pimpinan sekaligus ketua yayasan. Dia mencabuli sekitar 20 santriwati dengan dalih menyucikan rahim agar melahirkan keturunan saleh. Aksinya dilakukan bertahun-tahun, dari sekitar 2016 sampai 2023, memanfaatkan kedekatan spiritual dan posisinya sebagai guru agama untuk memanipulasi para korban.
Seharusnya hukuman terhadap pelaku seperti ini jauh lebih berat, bukan karena jumlah korban, tapi karena dia mencemarkan simbol yang seharusnya paling dijaga, agama. Semakin sakral sesuatu, semakin besar tanggung jawab moralnya. Karena kejahatan seperti ini bukan berdampak desentralisasi, ia menghantam kepercayaan umat secara kolektif. Sekali ajaran agama dijadikan kedok untuk menipu dan menindas, maka luka itu bukan hanya milik korban, tapi juga milik seluruh umat yang harus menanggung stigma. Masyarakat juga mesti bareng-bareng ikut mengritik dan mengawal, bukan apatis dan membiarkan kasus seperti ini tenggelam hanya karena kejahatannya terjadi di pesantren. Diam itu bukan bentuk hormat pada lembaga agama, tapi justru pengkhianatan pada nilai-nilai Islam yang suci.
Rocky Gerung ketika walkout dalam sebuah acara dialog Televisi, menyatakan bahwa gagasan yang disusun pemerintah harus menjadi tanggapan atas sejarah dunia.
Alasannya, karena Indonesia
bagian dari sejarah dunia. Apa yang disebut Soekarno sebagai
"memberiken, Pancasila kepada Dunia."
Wujud ini sejatinya berbentuk solidaritas yang kongkret dari Indonesia terhadap situasi dunia. Itulah mengapa peran Indonesia dalam kancah dunia, terutama dalam konferensi terbesar negara terjajah, KAA, tidak diragukan:
Bahwa Indonesia mendukung kemerdekaan dan anti penjajahan. Reputasi itu dijaga betul meskipun harus menaggung resiko seperti dilarang ikut Olimpiade setelah menolak visa Israel.
Tentu saja sangat memalukan jika Indonesia menyatakan akan menjamin keamanan Israel, yang mana masih merupakan negara penjajah, apalagi ditambah dengan janji akan mengakui Israel.
Pernyataan ini juga, ternyata menjadi pidato yang dikutip oleh PM Israel dengan ditambahkan embel-embel "negara muslim terbesar."
Reputasi Indonesia sebagai inisiator KAA, keberpihakannya pada Palestina, hancur berantakan berkeping-keping oleh pidato Presiden RI pada peringatan 80 UNGA tahun 2025 ini.
Apalagi, dengan disebut PM Israel sebagai "negara muslim terbesar" memberi kesan bahwa mayoritas negara Muslim dunia sedang membuka hubungan baik dengan negara yang sedang berlumuran darah, karena melakukan Genosida live streaming selama dua tahun, dan puluhan serangan ke semua tetangganya.
Kehancuran reputasi Indonesia ini diperparah dengan kesopanan Indonesia untuk tidak menyebut Genosida di Gaza.
Nelson Mandela berkali-kali mengaku terinspirasi dari KAA yang di inisiasi Indonesia, berhasil meruntuhkan Apartheid di Afrika Selatan, sementara Indonesia kini bersopan ria dengan rezim apartheid.
Saya merasa malu, sangat malu.
MBG adalah premanisme jahat terhadap UMKM di sekitar sekolah.
Bisnis industri makanan yang awalnya dijalankan oleh warung jajanan, dirampok oleh yayasan dan bisnis milik parpol2 tertentu, didanai pajak 1 triliun/hari.
Makanan yang diadakan basi, busuk, dan asal-asalan.
Ini karena tujuan MBG jelas bukan memberi makan anak, melainkan literally mentransfer uang triliunan per minggu ke rekening orang-orang partai politik.
Literally megakorupsi, penjarahan, perampokan uang pajak rakyat gila-gilaan (ratusan triliun per tahun) oleh sekolompok orang serakah dan korup. Tidak ada dampak positif yang dihasilkan. Dampak negatifnya ribuan anak kecil bergelimpangan sakit keracunan. Ketika guru orang tuanya marah, guru dan orang tuanya diteror.
Sebelum meninggal dirumah sakit iko mengigau: Ampun, Pak. Tolong, Pak. Jangan pukulin saya lagi.
Yg ngomong murni kecelakaan, dulu yg fitnah gamma tawuran.
MBG secara konseptual itu merujuk pada Schools Meals. Program makan yang ada di sekolah. Tujuannya daya dukung pembelajaran di sekolah. Kalau School Meals memangkas anggaran pendidikan untuk biaya makan, maka kedudukannya sebagai daya dukung batal.