"Kenapa sekarang banyak diemnya".
Cemburuku menimbulkan perdebatan, marahku memicu perpisahan, overthinking ku merusak suasana, lukaku dianggap sepele.
kita gapernah tau seberapa keras dia berdamai dengan dirinya sendiri. maka, kurangilah lisanmu dalam berbicara seenaknya, tanpa tau seberapa dalam batu itu tenggelam di dalamnya.