di sekitar rumah gue banyak banget anak kecil. sering banget denger mereka ngomong kasar atau ngatain temennya 😭
iseng gue tanya, “udah pada sekolah belum? di sekolah diajarin bahasa inggris gak?”
terus gue random nunjuk objek di sekitar sambil nanya bahasa inggrisnya apa, dan mereka malah planga-plongo 😭
akhirnya gue tawarin, “mau aku ajarin bahasa inggris gak?”
serentak mereka jawab, “MAU!” dengan semangat 😭🥹
terus ada yang nanya, “bayar gak, bu?”
gue jawab, “bayar. bayarnya pake gak ngomong kasar lagi dan gak buang sampah sembarangan.” 😭
akhirnya jadi 2x seminggu mereka duduk di teras rumah gue buat belajar kosa kata bahasa inggris sederhana, cuma 30 menit aja.
setiap ada anak yang lewat, ada aja yang bilang, “bu, aku mau ikut ya besok.”
ada juga yang malu-malu cuma berdiri di balik pagar, tapi tetap ikut bersuara pas kami baca bareng 😭
bahkan ada anak-anak umur 2 tahun yang belum bisa apa-apa, tapi ikut-ikutan ngeramein kegiatan ini 🤣
hari pertama cuma 3 anak, hari kedua jadi 4 anak. alhamdulillah, hari ini udah ada 10 anak 🥹❤️
Pelatih kepala tim nasional Senegal, Pape Thiaw, menjadi topik pembicaraan di Amerika karena pernyataan yang dibuatnya saat konferensi pers, terkait dengan ibadah sholat Jum'at
Wartawan :
"Hari ini ada angin yang sangat kencang di negara bagian New Jersey, dan petugas keamanan menyarankan anggota delegasi untuk tidak keluar demi keselamatan kalian... mengapa Anda tetap keluar untuk menunaikan sholat...?"
Pape Thiaw :
"Apakah ada yang lebih penting daripada sholat? saya rasa itu bukan urusan Anda... kalian takut pada angin, sementara kami takut kepada Allah, Zat yang menciptakan angin... kita datang ke sini untuk sebuah pertandingan hiburan, lantas kita lupa bahwa kita diciptakan untuk menyembah Allah...
Bahkan kalo final Piala Dunia FIFA digelar hari ini dan kami adalah salah satu tim finalisnya, kami tetap akan keluar untuk menunaikan sholat Jum'at, meski itu berarti kehilangan gelar juara...
Jangan ceramahi kami tentang ritual dan kewajiban agama kami..."
#PialaDunia
Saya hanya ingin menjelaskan, keputusan ibu korban untuk tidak damai dan melanjutkan proses hukum, itu bukan soal demi anaknya semata. Tapi ini demi anak-anak lainnya. Kedua anak tersebut berbahaya jika terus dibiarkan bebas.
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
Ribuan SPPG berhasil dibangun di Jawa Barat, dan mendapatkan predikat sebagai wilayah terbesar di Indonesia dengan SPPG terbanyak.
Tapi disaat yang sama ribuan guru & tenaga kependidikan kami, banyak yang belum digaji.
Ini suatu ironi, karena guru & tenaga kependidikan membagikan MBG disaat mereka sendiri benar benar dalam kondisi kelaparan. Karena 2 bulan tanpa upah.
Akibat oke gas kaum 58% yg saat itu milih sambil ketawa ketawa haha hihi karena gemoy, yg nangisin Prabs, yg belain Gibran dll
Sekarang :
- Rupiah ambruk
- Gabung BoP
- TNI ada yg meninggal akibat zionist
- Ruang udara diobral
- MBG
- dll
Semoga kalian mendpt adzab dunia akhirat
Anaknya diberi makan, orangtuanya hilang pekerjaan. Walhasil satu keluarga terjaga dalam kemiskinan dan ketergantungan.
Kelak begitu musim pemilu tiba, suara mereka bisa dibeli dengan mudah. Itu pun dengan harga murah.
Demikian si bengis melanggengkan kekuasaannya. Di Somalia.
HAHHH? demi Allah baru tau kalau harus dimatikan 😭😭
saya selama ini tiap masakan udah matang, kompornya selalu nyala sampai LPG meledak. baru dimatikan ketika rumah sudah gosong
Untuk verifikasi, saya unduh videonya, saya transkripsikan dan terjemahkan dengan bantuan AI.
Berikut isi video di bawah ini:
Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman, mengakui bahwa penyebaran paham Wahabi yang keras oleh negaranya merupakan permintaan dari pihak sekutu, dalam rangka menghadapi meluasnya pengaruh dan penetrasi Uni Soviet pada masa Perang Dingin.
Dalam wawancaranya dengan The Washington Post, ia menyatakan bahwa pemerintah-pemerintah Saudi sebelumnya telah menempuh jalur penyebaran paham Wahabi yang ketat. Ia menegaskan bahwa kini saatnya untuk mengembalikan keadaan ke jalur yang semestinya.
Dalam pernyataan yang sarat pengakuan, Muhammad bin Salman menyebut bahwa penyebaran paham Wahabi oleh negaranya merupakan sebuah keniscayaan yang didorong oleh kepentingan serta tekanan Barat terhadap Riyadh, guna membendung ekspansi pengaruh Uni Soviet selama Perang Dingin.
Akar dari investasi Saudi dalam pembangunan sekolah dan masjid bermula pada periode Perang Dingin, ketika sekutu meminta Arab Saudi untuk memanfaatkan sumber dayanya demi mencegah Uni Soviet memperluas pengaruhnya di negara-negara Islam. Ia menambahkan, “Saya percaya bahwa Islam itu rasional dan sederhana, tetapi ada pihak-pihak yang mencoba membajaknya.”
Dengan demikian, Perang Dinginlah yang, menurut pernyataan Putra Mahkota, mendorong Riyadh melakukan kebijakan tersebut. Namun, saat ini Riyadh harus menanggung konsekuensi dari pemanfaatan dana-dananya oleh Barat dalam perang melawan ideologi komunis.
Di sisi lain, terdapat pengakuan terbuka dari sang pangeran muda bahwa berbagai tuduhan yang diarahkan kepada rezim Al Saud, terkait pendanaan kelompok ekstremis dan teroris secara ideologis, merupakan akibat dari arah kebijakan yang ditempuh oleh pemerintah-pemerintah Saudi sebelumnya.
Ia menegaskan bahwa saat ini perlu dilakukan upaya untuk mengembalikan keadaan ke jalur yang benar. Pendanaan terhadap paham Wahabi saat ini, menurutnya, sebagian besar berasal dari lembaga-lembaga swasta yang berbasis di kerajaan, bukan dari pemerintah. Ia juga menyebut bahwa dialog dengan institusi keagamaan telah berlangsung lama.
Yang mencolok dari pernyataan-pernyataan ini adalah adanya kontradiksi yang jelas dengan fondasi Wahabi yang menjadi dasar berdirinya Arab Saudi modern. Penafsiran-penafsiran fikih yang khas dari lingkungan Saudi, yang di masa lalu turut memicu konflik dan bahkan menyeret sejumlah negara ke dalam perang saudara multidimensi, seperti di Aljazair pada tahun 1990-an, kini kembali menjadi sorotan.
Hal ini memunculkan pertanyaan: apa dampak dari pernyataan Mohammed bin Salman terhadap masa depan arus Salafi, khususnya di Aljazair?
Sebagai cowo yg outfitnya kebanyakan lokal, sepakat.
Banyak banget brand lokal yang biasa aku pake dan menurutku bagus banget.
Mulai dari atasan sampe bawahan seperti celana. Aku coba list di antaranya:
1. Kaos polos
- Human Greatness
2. Brand legend
- Unkl347
- House of Smith
3. Kaos anime
- Kizaru
- After sundays
- Russco
4. Outer/hoodie
- Unkl347
- Cosmic
- Pot Meets Pop
- Russ & co
5. Denim
- Mischief denim
- Pot Meets Pop
- The Denim Station
- Wingman Denim
6. Cargo
- Hammerstout
Aku setuju, brand lokal cowo-pun sekarang udah banyak dan bagus-bagus. Mostly affordable juga.
Ini beberapa brand lokal yg mungkin bisa kalian lirik:
1. Kaos
- No Void Minds
- Coop Design
- Seka Basic
2. Celana
- Bluebutton
- Gutterman
3. Sepatu
- Kanky
- Forever Young Crew
- Caraka Footwear
- Aerostreet
4. Underwear
- Flyman
Sebenernya masih ada beberapa karena 90% outfitku lokal, cuma pada lupa aja. Wkwk.
HP Android lo bukan lemot karena tua dan udah waktunya diganti.
Samsung, Xiaomi, Oppo, mereka install 30+ app sampah dari pabrik. Gak bisa di-delete.
Jalan terus di belakang. Makan RAM. Makan baterai.
Lo pikir HP lo udah waktunya ganti. Padahal belum.
Gue bikin Redmi Note 10 yang udah 3 tahun kerasa kayak baru lagi pake cara simpel ini:
Anaknya diracuni, giliran minta pertanggungjawaban ditekan dengan syarat gak boleh curhat disosmed jika tidak bersedia maka anak akan dibiarkan tanpa dibantu perobatanya. Kurang brengsek gmna lagi tuh program 😡
Isu???
Perpres 118/2025 tentang APBN 2026 menunjukkan alokasi dana untuk Badan Gizi Nasional dari anggaran pendidikan sebesar 223T.
Saat ini sedang ada 3 gugatan dari masyarakat yang diajukan ke MK terkait hal ini.
ISU?!?!?!