Mengutuk keras tindakan kekerasan yang terjadi atas penyerangan bus pemain Persib EPA U-18.
Semua elemen Jakmania mendukung sepenuhnya tindak pidana yang dilakukan oleh sekelompok oknum yang menyerang bus Persib EPA U-18.
@037South Mas ada ga gw bilang kekerasan harus di bayar dengan kekerasan?
Kan gw ngajak buat nyuarain kalo emang bener2 ga setuju dengan adanya kekerasan
Baca lagi makanya replyan gw
Sama2 ada korban kekerasan
Bedanya kalau pihak mereka yg jadi korban pp Jakmania harus ikut andil untuk mengusut
Kalau korban dari pihak kita suruh lapor polisi 😁
@HHeadshrin22488@kontramuertaaa Santai gimana sih mas? Dari 2 belah pihak sama2 ada korban dari kekerasan kok masih ada aja yg mau nyalain api?
Kurang gede emang api yg selama ini udah nyala?
@karitulang_@Bolaplastik_x Mas, dari pihak situ kan minta pp Jakmania untuk ikut andil juga dalam mengusut kekerasan yang menimpa pemain EPA
Sebaliknya kelompok situ juga sudah seharusnya ikut andil dalam mengusut kekerasan yang dialami oleh pihak kita
👍
@WildanAzda@BobotohKaskus@Netizenbola123 Sama sama kekerasan kan mas?
Dan sama2 ada korban juga
Terlebih kekerasan terhadap wanita dan anak2 sama sekali tidak bisa di benarkan
Turut prihatin juga atas kejadian pelemparan kepada rombongan Jakmania Cikampek yang mengakibatkan beberapa orang mengalami luka-luka. Semoga lekas pulih kembali, dan untuk pelaku semoga mendapatkan balasan yang setimpal baik di dunia maupun di akhirat.
#Mediapersija
💥Sehari berselang dari aksi ngawur terhadap Persib EPA U18, terjadi serangan anarki lain yg dialami Jakmania pasca tandang ke Bantul.
Kronologi sementara:
1. Sabtu, 10 Oktober 2026 — berangkat mendukung Persija
Rombongan The Jakmania Cikampek pergi ke Bantul, Yogyakarta, untuk mendukung Persija dalam pertandingan melawan PSIM Yogyakarta. Setelah pertandingan, rombongan melakukan perjalanan pulang menuju Cikampek.
2. Senin dini hari, 12 Oktober — melintasi Tol Palikanci
Saat perjalanan pulang, bus melintas di Tol Palikanci KM 200, wilayah Cirebon, Jawa Barat. Di lokasi ini rombongan mengalami aksi pelemparan oleh orang tak dikenal.
3.Bus menjadi sasaran pelemparan
Laporan media menyebut bus mengalami kerusakan akibat serangan. Namun, informasi yang tersedia belum menjelaskan apakah bus sedang berhenti, melambat, atau terus berjalan ketika dilempari; jenis benda yang digunakan selain keterangan umum soal pelemparan juga belum terperinci.
4. Sejumlah penumpang mengalami luka
Beberapa anggota The Jakmania Cikampek dilaporkan mengalami luka fisik. Salah satu korban adalah perempuan yang kemudian dilaporkan harus dibawa ke rumah sakit. Kejadian tersebut juga menimbulkan trauma, terutama karena di dalam rombongan ada perempuan, bayi, dan balita.
5. Senin, 12 Oktober — kelompok suporter meminta pengusutan
The Jakmania Cikampek menyatakan fokus mengurus perawatan korban dan mengimbau anggotanya agar tidak terpancing emosi atau melakukan aksi balasan. Pengurus Pusat The Jakmania juga meminta agar kasus tersebut diusut secara adil.
Guys, ini mulai rentan ditunggangi.
Semoga pihak berwenang segera juga menangkap oknum ini utk diproses.
Gw harap kedua pihak bisa menahan diri skrg dan transparan, salahkan yg salah, banned dr sepakbola selamanya.
Ga ada yg untung disini, semua rugi.
Semoga Bobotoh pusat lebih dewasa menyikapi ini, transparan dan ga merespon seperti Jakmania pusat tadi.
Ingat rivalitas Sepakbola selesai dalam 90'!
#BolaPlastik
@sokmanggaa@Bolaplastik_x Bukan cuma masalah lapor mas, kalau emang bener2 pada ga setuju dengan ada nya kekerasan ayo suarain bareng2 jangan cuma 1 pihak korban aja yg di suarakan👍