statement “jangan nikah atau punya anak kalau miskin” itu classist dan dehumanizing. kekhawatiran dan standar pribadi lo gak seharusnya dipaksakan ke orang lain, apalagi dalam hal yang halal. definisi “mampu” juga beda-beda, gak bisa diseragamkan dan gak ada titik akhirnya, rezeki juga gak selalu stabil.
kebayang ada keluarga sederhana bonceng tiga naik motor, main ke alun-alun, makan batagor di rumput sambil ketawa-tawa. lalu anaknya mulai besar dan baca kalimat “orang tuamu seharusnya tidak punya anak karena miskin” atau “bapak lo seharusnya gak nikahin ibu lo” di internet. selama ini dia punya prasangka baik dan kenangan hangat, tapi beberapa kalimat bisa meruntuhkan itu semua, bahkan mengubah cara dia memandang orang tuanya sendiri. hati orang tua mana yang gak hancur, seakan yang dihitung cuman uang, bukan cinta, usaha, dan pengorbanan mereka selama ini. yang gue percaya, any sane parent would want the best for their child, life also doesnt always go according to human plans, there are things beyond our control that cant be reduced to rigid standards.
semua ini bukan berarti kita menolak ikhtiar perencanaan yah, tapi menyederhanakan nilai manusia hanya dari finansial itu gak adil buat buat gue. so please, maybe we can be more careful with our words, cobalah lebih berempati. di balik setiap keluarga, pasti ada usaha, cinta, ceritanya masing-masing yang gak keliatan buat lo, jangan lah direduksi jadi duit, duit, duit
If you ever wondered why Windows is so awful, consider that they have so many Indians that "Microsoft faces allegations of caste-based discrimination"
"Higher castes are assigned Python"
"Lower castes are relegated to C++"
💀💀💀
Another fumble from microsoft.
They recognize a problem and then use upper management who has caused this problem to solve the problem.
Fire those responsible, bring in someone new
Ada 9 orang yang masih mencari kerja
Tetiba masuk 1 orang punya pendapatan 70 juta sebulan
Boom!
Rata-rata pendapatan masyarakat Indonesia jadi 7 juta per bulan
A girl with courage and brave Ahed Tamimi, who was locked up at 16 for slapping an Israeli soldier, was reportedly detained again Nov 2023 .
Free Palestine 🇵🇸
Ormas keagamaan yang dapat jatah tambang mana suara kalian dan pemimpin agama kalian? Tutup mata yang penting nikmatin duit tambang di luar negeri kah?
Buat netizen yg gak tahu: jadi ini tuh di tengah-tengah Kota Bandung loh, tepatnya sekitar alun-alun dan jalan Braga
Kenapa bisa gini, karena daerah hulu Cikapundung udah botak jadi villa dan perkebunan
Yahh... buat healing tipis-tipis dan demi PAD Kabupaten 😂
Israeli soldiers crushed a young Palestinian, kept his body trapped under their vehicle, & prevented people from aiding him until he bled to death... then demanded his family pay $28,000 in "compensation for the jeep damage"
This was 10 YEARS ago. Cruelty is always the point!
Proud of my brilliant, beautiful, and brave wife, Tamar Raphael, who did what she had to do while speaking at the Frankfurt Book Fair and made a statement in support of Palestinian rights. She was later viciously attacked by a digital mob of Israeli fascists, but she’s fine.
I was right there in 1971. The whole area was rubble of Palestinian houses that had been demolished after the families living in them were thrown out so Jews could have more room to pray at the Wall.
I didn't really know what I was seeing. Now I understand clearly.
There is no "holiness" in a house built on stolen land.
אין קדושה בארץ כבושה.