ACL adalah singkatan dari Anterior Cruciate Ligament, yang merupakan salah satu dari empat ligamen utama di dalam sendi lutut yang menghubungkan tulang paha dengan tulang kering di betis.
Fungsi utama ACL adalah menjaga stabilitas lutut dengan mencegah tibia bergeser ke arah depan secara berlebihan dan memberikan stabilitas terhadap gerakan rotasi. Cedera ACL terjadi ketika ligamen ini robek sebagian atau seluruhnya, biasanya karena gerakan tiba-tiba seperti berbelok, melompat, atau mendarat dengan posisi yang salah.
Cedera ACL paling sering terjadi pada olahraga yang melibatkan perubahan arah mendadak, lompatan, dan pendaratan, seperti sepak bola, basket, voli, ski, dan football. Sekitar 70% kasus terjadi tanpa tabrakan langsung.
Salah satu tatalaksana yang dilakukan pada robekan total ACL adalah dengan rekonstruksi ACL.
Penelitian menunjukkan sekitar 81% pasien bisa kembali ke beberapa bentuk olahraga atau aktivitas. Sekitar 65% kembali ke level olahraga sebelum cedera.
Pada level atlet elite atau profesional, tingkat kemampuan kembali ke aktivitas sebelumnya lebih tinggi, yaitu >85% kembali bermain dan hampir 90% ke level pre-injury.
Sumber Ilmiah:
-The majority of elite and professional athletes return to the preinjury level of activity after anterior cruciate ligament reconstruction: A systematic review and meta-analysis
-Risk Factors for Anterior Cruciate Ligament Injury: A Review of the Literature