The sky of #Israel is strewn with missiles. Some cities are on fire. There are victims. Many wounded. Many human tragedies. It is impossible to look at all this without grief and sorrow. It is necessary to stop the escalation immediately for the sake of people's lives.
Ti mimiti meunang penalti dicek var keneh barudak nu bodas2 bolak balik wae lulumpatan hayang selebrasi hareupeun suporter port, ngan pas gol kaduamah dipiriwit ku pamajikan titah ereun krn memberi contoh yg tidak baik di depan anak2 cenah matak di video katingali putar balik 🤣
Gegayaan sebut nama Penguasa Uni Emirat Arab - UEA
"Kakak saya Yang Mulia MBS"
MBS atau HRH Muhammad bin Salman Al Saud itu Putra Mahkota KSA atau Kingdom of Saudi Arabia
Kalau Penguasa UEA atau Uni Emirat Arab itu MBZ atau Muhammad bin Zayed Al Nahyan
Walau sama-sama pakai nama Arab tapi itu dua negara yang berbeda!
Yang mana Kakakmu?
MBS atau MBZ?
UEA atau KSA?
Wis ngaku-ngaku, salah pisan.
Wooo...ndleming
Kalo ada menteri yg tdk kompeten di bidangnya, itu salah prabowo
Klo ada omongan menteri yg ngawur, itu salah prabowo
Klo ada kebijakan menteri yg ngawur, itu jg salah prabowo
Gk ada prajurit goblok, yg ada kumendan tolol
Bgtulah aturan berlaku
Anak biadab tawuran bulan puasa depan masjid, dimana dalam masjid anak anak lagi shalawatan mau menjelang sahur, anak biadab ini menembakan petasan kedalam masjid kepada anak anak yang lagi shalawatan, manusia biadab terkutuk
"Prabowo does not care about Palestine. He cares about himself. He cares about prestige. He cares about power. And in that pursuit, Palestinian liberation is not merely ignored — it is actively sacrificed."
https://t.co/YX5BaOZ02i
Saya rasa memahami Abuse OF Power ini tidak sulit kanda @ahriesonta , @ListyoSigitP@Divpropam
tanpa harus Sekolah Hukum untuk memahami ini terjadi pelanggaran PerKap, Perpol dan Etik Polri. Mirisnya ini berpangkat Kombes! dan menjabat sebagai Dirpidum Polda Papua Barat yang Kapoldanya Bahradaksa 91 juga.
1. SP2HP tanggal 4 Desember, jelas Pointnya ada dinyatakan telah memeriksa AHLI Psikolog bernama Nursiah Yusdrianti.
2. Hasil Pemeriksaan Psikolog jelas menyatakan bahwa Korban Anak mengalami PTSD.
3. SP3 Penghentian Penyelidikan juga tanggal 4, sama dengan tanggal SP2HP. dan mirisnya menyatakan tidak ditemukan adanya peristiwa pidana.
Artinya mengesampingkan temuan AHLI, dan Fakta Korban Pengalami PTSD.
atau kepolisian baru bekerja, kalau korban yang masih anak bunuh diri karena stres?
Coba TIM Reformasi POLRI @mohmahfudmd persoalan ini di perhatikan betul-betul.
Miris sekali, Melati 3, apa saking buru-buru pengen ngejar Turun Bintang, sampai Nabrak :
Perkapolri No. 6 Tahun 2019 tentang Penyelidikan Tindak Pidana :
1. Pasal 10 ayat (1) huruf b dan c: Penyidik wajib mempertimbangkan keterangan saksi dan ahli, termasuk psikolog.
2. Pasal 12 ayat (1) dan (2): Penghentian penyelidikan hanya sah jika seluruh alat bukti dipertimbangkan dalam gelar perkara.
3. Pasal 3 ayat (2): Penyelidikan harus profesional, transparan, akuntabel, serta melindungi kelompok rentan.
4. Pasal 1 angka 7 dan 8: Keterangan ahli (psikolog) adalah alat bukti sah yang wajib diperhitungkan.
- Kode Etik Profesi Polri diabaikan-
Bahkan UU Perlindungan Anak No. 35 Tahun 2014 o Pasal 76A jo 77: Larangan perlakuan diskriminatif terhadap anak juga di Tabrak!
@prabowo Percuma Program MBG di kejar katanya untuk anak-anak tapi anak-anak dibiarkan jadi Korban ketidak Adilan Hukum.
@kompolnas_ri Coba Institusi ini jangan terlalu lucu! Laporan langgsung ke Propam, sudah sampai di lokasi malah di suruh online, padahal ada ratusan orang di gedung PROPAM itu.