Lady Justice ditutup matanya agar keadilan tidak dipengaruhi oleh simpati. Barangkali kita perlu belajar untuk tidak membiarkan rasa iba mengaburkan penilaian.
@LambeSahamjja MBG kan fokus utamanya cuma kasi makan anak aja, kok ke arah lapangan pekerjaan? Bagian itu cuma bonus saja seharusnya.. kalo pake pandangan kayak gitu, misal ini di stop ya muncul isu lapangan pekerjaan makin sulit dicari
SAY IT LOUDERRR IDGITAF 💚💙❤️
" berbicara tentang hujan, diluar sana ada yang sedang sangat membenci hujan karena longsong dan banjir, dan ada juga yang sangat merindukan hujan karena kebakaran hutan, Walaupun mereka berbeda situasinya dalam mencintai atau membenci hujan, ada kesamaan dalam keduanya. Mereka membutuhkan restorasi dan akuntabilitas. "
Murid: “Sir, I penasaran, di zaman Nabi dulu kan daerahnya panas dan mostly gurun ya? Berarti pohon tuh sebenernya precious banget dong, Sir?”
Me: “Woiya dong. Nggak banyak tumbuhan yang bisa bertahan di kondisi kayak gitu. Seinget Sir ada tuh pohon bidara bisa tumbuh di sana”
Murid:“Wait, Sir… terus bener nggak sih ada hadis yang sampai ngasih ancaman keras banget buat orang yang nebang pohon bidara? I pernah denger waktu ngaji di masjid Al Azhar”
Me: “betulllll hadistnya bilang
‘Barang siapa menebang pohon sidr, maka Allah akan membenamkan kepalanya ke dalam neraka.’ Serem yak, kalau pohon itu ditebang secara zalim dan tanpa alasan yang bener, padahal pohonnya bermanfaat buat orang lain.”
Murid: “Okay, hold on… so pointnya bukan sekedar ‘nebang pohon = masuk neraka’, kan? Tapi karena kita ngerusak sesuatu yang actually penting dan berguna buat banyak makhluk?”
Me: “Yak betchul, kurang lebih begitu. Kan di Al-Qur’an juga bilang, ‘Dan janganlah kamu membuat kerusakan di bumi setelah Allah memperbaikinya…’”
Murid: “Kalau ngerusak satu pohon yang bermanfaat aja diperingatin sekeras itu, then what about people yang literally ngebakar satu hutan? Like… satu hutan, Sir. Sampe bikin kabut asap yg bikin langitnya kuning kayak kemarin”
Me: “Nah, makanya kerusakan lingkungan itu bukan masalah sepele, hukuman dosanya berat banget, Apalagi kalau dilakuin sengaja dan dampaknya kena manusia, hewan, sampai ekosistem.”
Murid: “Exactly, Sir! That’s my point. Kalau udah tahu Tuhan bilang jangan bikin kerusakan di bumi, tapi masih sengaja ngerusak hutan dan bahkan ngerasa ‘there’s nothing wrong with this’… then at some point kita jadi mikir, mereka sebenarnya lagi nurutin perintah Tuhan… atau kepentingan mereka sendiri?”
Btw tebak gw ngobrol sama siswa kelas berapa? Kwwkwk
Btw ini parfumnya murid enak banget weh 🥹🥹
🧕🏻: Aku
🧓🏻: Ibu penjual cilok
🧕🏻: Harga tepung tapioka sekarang naik, ya, Bu?
🧓🏻: Iya, sekarang Rp20 ribu sekilo. Makanya ukuran ciloknya jadi lebih kecil. Daripada saya naikin harganya.
Tiba-tiba beliau curhat soal hal lain.
🧓🏻: Wah, zaman Prabowo ini payah banget. Mending nggak usah ada MBG. Cucu saya tiap hari dapat, tapi cuma dibawa pulang. Sampai rumah sudah nggak enak dimakan. Ujung-ujungnya dikasih ke ayam. Mending dikasih uangnya saja.
🧕🏻: Lebih baik lagi kalau harga pangan turun, ya, Bu.
🧓🏻: Nah, iya, betul.
🧓🏻: Memangnya ibu-ibu di rumah nggak kasih makan bergizi juga? Presidennya malah meremehkan kita.
Ibu penjual cilok saja paham.
Harga bahan makanan memang sedang nggak baik-baik saja 🥲😭 Sampai bingung gimana caranya bisa belanja protein hewani.
Balasan penulis:
Banget, banget. Uang Rp100 ribu sekarang bukan barang mewah lagi. Nyariinnya sampai banting panci dan centong 😌, tapi ngabisinnya cuma bersin saja sudah habis.
“Polisi kok malah ngelindungi ormas?”
FIRST BLOOD
“Koe sakmono akehe gaiso berantas klitih yo ngopo? Malah meneng wae, giliran demo ngene lagi metu kabeh”
DOUBLE KILL
WAH SAMPEYAN JUARA MAS!
Sudah mewakili banyak uneg uneg warga jogja.
Pas lewat video ini langsung mikir. Si mbak celine ini beli villa di madinah harganya 7M an, dapet nya 8 kamar dan bebas pajak. Jarak 10 menit ke tempat ibadah (masjid nabawi).
Gak harus nikah dengan warga lokal, dan gak perlu ber ID setempat.
Tapi aku kepikiran kalau aku ada duit segitu, aku coba liat property di kemang atau di pondok indah, semeter nya udah 20-50 jt an. Mana pajak nya gede lagi. Terus di korupsi, kena macet juga, mana gak bebas parkir di beberapa tempat.
Aku yang ber KTP jakarta, masih mikir buat beli rumah di Jakarta ini.
Khilaf di JICAF, Jakarta Illustration Creative Arts Fair. Ilustrator lokal kita luar biasa kreatif. Dunia seni ilustrasi kita terus bergerak maju. Niatnya hanya lihat-lihat, akhirnya nggak tahan juga beli beberapa karya.
JICAF masih buka sampai Minggu, 4 Oktober. Tersisa akhir pekan ini saja. Jadi buat yang di Jakarta dan akhir pekan ini ada waktu luang, yuk main ke sana.