Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
Mendadak banyak yang bicara tentang seni rupa.
Padahal saat teman-teman seniman berpameran, sepi. Saat mereka mengunggah karya, lewat begitu saja. Saat mereka membuka ruang diskusi, kursinya banyak yang kosong. Saat mereka menawarkan karya untuk menyambung hidup dan praktik berkesenian, responsnya sering sunyi.
Barangkali memang lebih mudah membicarakan polemik daripada merawat ekosistem.
Sebab mencintai seni bukan hanya hadir ketika ada keramaian, melainkan juga ketika tidak ada sorotan sama sekali.
Datang ke pameran, mengapresiasi karya, membeli karya, membagikan kabar baik tentang seniman, atau sekadar memberi perhatian yang tulus, itu juga bentuk keberpihakan.
Seni rupa tidak hanya hidup dari perdebatan. Ia hidup dari orang-orang yang mau ikut merawatnya.
Intel ketahuan di umy, setelah aksi damai di titik nol masa aksi yang ingin pulang ke kampus di buntuti dan juga adanya mobil rantis yang standby daerah umy.
ngga peduli, aku mau ingetin ke kalian wajah wajah 02 voters yang bikin Indonesia hancur! mereka punya privilege buat bersuara dengan audience sebesar itu, tapi malah ikut ikut oke gas oke gas. may they rot in the deepest depths of hell.
Seorang koruptor ngomongin moral seorang aktivis dalam berkata-kata. “Mau jadi apa bangsa ini…” katanya menanggapi cara bertutur Tyo.
Kelucuan yang tragis to the max…
Saat aksi geruduk kantor Badan Gizi Nasional (BGN) berlangsung, seorang ibu pedagang melintas. Kemudian dengan lantang ia meluapkan kemarahannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
#MBG#Watchdoc
Tour promo single baru SO7 ke radio2 di Jogja ini betul2 menjadi angin segar buat industri radio dan memberi semangat orang2 yg masih bertahan didalamnya. Meski sudah dianggap tidak relevan lg untuk promosi. Setidaknya cara ini bisa jadi contoh buat musisi2 untuk dtg lg ke radio.
dulu gw sangat mengimani omongan si adri ini wkwkw
tapi gw akhirnya tersadar ini omongan yang menyebabkan either jadi kalahan, atau jadi pragmatis borderline unethical, seperti menghadiri event 02 dan jadi buzzer 02 contohnya. gw gak tau adri dibayar apa enggak, tapi kalo tau jalan pikir dia dari podcast ya gua gak kaget kalo dibayar.
yang bikin manusia bisa hidup itu passion dan hope, kalo itu lu buang ya semuanya aja jadi budak kapital, gak ada wonder nya dunia ini.
Dunia jadi buruk salah satunya ya karena banyak orang2 yang gak punya imajinasi, harapan, dan sense of wonder.
Logika kalahan gak usah kejar passion ini kalo lu ulur lagi kan bisa jadi :
"ngapain bersuara, pasti kita gagal"
"ngapain diusahakan, pasti gak dapet"
terus aja
umur 30 ngomongin passion???
move on bro!!!
itu kira2 menurut adriano qalbi, kalau umur 30 masih ngomongin kejar passion ada yg salah sama diri lo, karna passion itu produk umur 20an.
akuin aja masanya udah lewat, umur 30 waktunya mengemban tanggung jawab, stop ngomongin passion2, udah kubur aja mimpi lo dalam2
85 persen orang tuh gak dapet apa yg diinginkan kok dan gpp jg tetep idup.
kamu setuju gak sama kata2 coki muslim cs ini???
Gais, aku punya hack nurunin berat badan yg mungkin kalian udah tau juga.
senin 18 mei, mulai lagi sarapan hanya telur rebus 2 dan buah apapun yang ada (buah optional aja)
Sore makan dikit, malam no makan.
makan/minum manis hanya di minggu 24 mei.
hari ini 28 mei, turun 3kg