siapa blng hidup itu sulit? hidup itu mudah. saya banyak belajar dari gus baha soal hidup itu mudah. walaupun hanya lewat yutub. bukan berarti saya ga ngaji ke ulama2 terdekat ya nyed.
tulisan dari ig: ( r.e.d.wan )
Juve Saatnya Menoleh ke Samurai Biru
Sejak Juventus kalah di Final Cardiff melawan Real Madrid pada 2017, ada sesuatu yang patah di dada saya. Mental nobar pelan-pelan hilang, jantung saya melemah, dan setelah saat itu saya putuskan untuk jadi fans lemah berbasis highlight livescorer saja.
Dan kekalahan 0-2 dari Fiorentina semalam, jelas bukan hidup yang sederhana menurut definisi Juventini. Apalagi 2026 ini, tahun yang saya curigai dirancang khusus untuk menguji kesabaran pendukung sepak bola Italia. Pertama, Italia gagal Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut, kalah adu penalti 1-4 dari Bosnia-Herzegovina di Zenica. Kedua, Juventus terlempar dari empat besar Serie A. Tidak ada Liga Champions musim depan, tidak ada pemasukan UCL untuk menambal FFP 70% SCR, tidak ada panggung Eropa buat menjual gengsi.
Salihamidzic mengingatkan bahwa Juventus selalu menjadi semacam termometer sepak bola Italia. Kalau Juve demam, timnas masuk UGD. Sekarang termometernya bukan sekadar demam, tapi sudah menyentuh 40 derajat. Tapi sebelum kita berlarut-larut menyalahkan keadaan, izinkan saya mengingatkan satu hal yang sering kita lupa. Juventus ini punya DNA bangkit. Mereka pernah lebih hancur dari ini, dan mereka selalu kembali sempurna.
Tengok 8 November 1998 di Stadio Friuli, Udine. Del Piero, di puncak emas karirnya pada usia 23 tahun, jatuh dengan kaki terlipat di menit ke-92. Diagnosa: robekan ligamen dan posterior sekaligus, sembilan bulan absen. Tanpa kaptennya, Juve langsung terjerembab ke peringkat tujuh. Tim yang baru saja tiga kali beruntun ke final Liga Champions mendadak harus bermain di Intertoto.
Lalu datang bencana yang lebih besar: Calciopoli 2006. Juventus dijatuhkan ke Serie B, dua scudetto dicabut. Para bintang angkat koper. Yang tinggal segelintir nama, Del Piero, Buffon, Nedved, Trezeguet, yang memilih turun ke divisi dua dengan kepala tegak. Del Piero menjadi top scorer Serie B, mengangkut Juve langsung promosi, dan menjadikan dirinya bukan sekadar bintang, melainkan jiwa klub. Hasilnya kita semua tahu: Juventus kembali ke Serie A dalam semusim, menjelma raksasa, dan memenangi sembilan scudetto beruntun. Sembilan.
Maka, bencana 2026 ini sebenarnya bukan rekor baru bagi Juve. Ini hanya episode pengulangan dari bank serial yang sudah dipunyai. Yang dibutuhkan sekarang sama persis dengan dulu: cara berpikir Del Piero.
"Tetap di kapal saat banyak yang loncat. Sabar saat hasil belum kelihatan. Percaya bahwa kerja sunyi suatu hari akan berbunyi."
Saatnya Juventus meniru Jepang, negara yang sudah tiga tahun tak terkalahkan oleh siapa pun. Jepang dulu juga remuk. Tahun 1998 debut Piala Dunia, kalah tiga kali tanpa mencetak gol. 2018 unggul 2-0 atas Belgia di babak 16 besar, lalu dibalik 2-3 di sisa menit. Tapi mereka tidak gonta-ganti pelatih asing setiap kalah, tidak menaturalisasi pemain setengah hati. Mereka pulang ke J-Village dan percaya pada anak-anak akademinya.
Hasilnya hari ini cukup menakutkan. Jepang sudah tidak terkalahkan sejak 8 Oktober 2021. Yang paling dahsyat adalah melumat Brasil dan Inggris pada ajang laga persahabatan, dan sudah lebih dulu lolos Piala Dunia 2026 dibanding hampir semua peserta Asia.
Jepang sebenarnya adalah versi modern dari resep Del Piero. Sabar, setia, dan percaya pada anak-anak sendiri.
Maka dengan tidak mendapatkan tempat di UCL, ini adalah jeda paksa, kesempatan langka buat bersih-bersih dapur. Sudah saatnya mengeluarkan penumpang yang membuat kapal ini karam. Juve harus berhenti belanja makhluk seperti Vlahovic yang gajinya selangit tapi keran golnya kering, atau Koopmeiners yang harganya mahal tapi performa mesinnya rusak. Sudah saatnya mengorbitkan Yildiz muda berikutnya, membangun ulang dari Next Gen, dan menerima dengan ikhlas bahwa tidak lolos UCL bukan akhir dunia.
Biarin seluruh klub Italia mengutuk Juve mandul & tak berprestasi dan memamerkan trofi. Kadang, untuk benar benar pulih, kita memang harus dihancurkan dulu oleh keadaan. Fino alla fine.
si r*za arab cheated on his ex-wife with her best friend sampai HS, tapi sanksi sosialnya nggak segede j*le, ar*winda, dll. orang-orang masih aja nge-hype dia, even as a joke 😅😅
Kiper Nantes, Anthony Lopes berpura-pura cedera agar rekan setimnya yang muslim bisa buka puasa
Berdasarkan regulasi sepakbola Prancis, Ligue1 tidak lagi mengijinkan pertandingan dihentikan sebentar untuk berbuka puasa
Sederhana Tapi Sepakbola Punya Cara
kabarpekanbaru Kejadian di UIN Susksa Riau,tepatnya Fakultas Syariah Ilmu Hukum, pagi
ini Kamis 26 Februari 2026.
Ada cowok.meluk4i cewek pakai k4pak. Info yang beredar, si cowok terobsesi dengan si cewek.
Kita tunggu info terbaru dari kejadian ini
jujur ga pengen jadi wna, ga pengen juga punya passpor kuat, jarang ke luar negeri juga
cuma pengen indonesia bener, kesehatan memadai, fasilitas pendidikan merata, hukum adil, tenaga medis dan pendidik digaji layak, koruptor dimiskinkan, timnas masuk pildun, matahari di bekasi dikurangin satu, meme pria solo hilang
udah itu aja dulu
voters 01: 02 pantes mati
also voters 01: bakar innocent ppl
voters 01: liat tu koruptor di pemerintahan
also voters 01: (yg korupsi voters 01 jg) halah pengalihan isu!
voters 01: witch hunting 02
also voters 01: rap3d / SA / memek hunter perempuan voters 01 jg
Fabio Cannavaro ini juga mesti masuk jajaran bek elit Italia bareng Maldini dan Nesta.
Saya nonton dia sejak di Parma. Dr waktu ke waktu, permainannya meningkat. Jadi leader yg bagus buat klub yg dibela maupun Italia.
Bek ketiga yg raih Ballon d Or