"Rakyat Indonesia belum cukup cerdas untuk berdemokrasi, harus agak diktator dulu biar mereka disiplin, baru setelah itu mereka bisa cerdas dan maju."
Baiklah, tapi siapa yang mendisiplinkan pemerintah?
Penyelidikan kacau & tidak sesuai wewenang? Dakwaan gak jelas? Hitungan korupsi JPU ngawur? Tuntutan ngaco? Tapi kan Prabowo kasih abolisi/rehabilitasi?
Koruptor dikejar sampe Antartika, tapi dimaafin kalo balikin duitnya?
BEBAS AJA, kan dia yang MEMBERI HUKUM.
๐งตSedikit melampiaskan uneg2: menurut gw, Prabowo itu...
(1) Punya pemahaman yang SANGAT SEMPIT tentang korupsi, dan gawatnya,
(2) Punya pemahaman hukum yang SANGAT BERBAHAYA.
Pertama, apakah dia "anti-korupsi" kayak yg dia suka koar2 di pidato? IYA.
MBG Mengalir Sampai Atas Seperti temuan-temuan liputan Tempo, proyek makan bergizi gratis menjadi ladang korupsi. Bancakan Gizi Nasional.
#KartunMajalahTempo
Lho tapi Pak Tom & Bu Ira kan "diampuni"? Di sini kita masuk masalah kedua, yg lebih bahaya: Prabowo nganggep hukum itu DARI ATAS UNTUK BAWAH.
Ini bukan soal hukum tajam ke bawah tumpul ke atas. Pak Tom & Bu Ira juga "kelas atas."
Tapi Prabowo menganggap hukum itu WEWENANGNYA.