Dalam satu hari, ada dua AIB BESAR terbongkar.
Pertama pengakuan peserta demo dukungan MBG yg menerima uang Rp. 100.000 dan juga beberapa hadiah.
Kedua terbongkarnya para mahasiswa yang menerima sejumlah uang ketika bertemu wapres gibran.
Dan ga ada yang bisa kita lakukan..
dr. Tifa sampai jam 10.15 ini masih ujian di FK UI. Tadi ada perdebatan antara pihak Polda dan UU yang sudah menjadwalkan ujian Seminar Hadsil, agar ybs dibolehkan ujian terlebih dahulu. Mungkin saja sehabis ujian Tifa baru akan ditahan. Sedangkan Roy Suryo sudah proses penahanan sejak pagi.
Saya menyarankan pada tim hukum mereka untuk segera melakukan pra peradilan. Karena secara hukum materiel maupun hukum formil tidak ada alasan hukum yg membenarkan adanya penahanan untuk kasus Fitnah atau pencemaran nama baik.
Pencemaran nama baik dan fitnah itu dalam UU ITE sanksi hukumnya tidak bisa dipakai untuk nahan. DPR dan Pemerintah sejak 2016 sudah menurunkan sanksi normanya di UU. Karena tahu penegak hukum paling suka nahan tersangka. Maka oleh Legislatif dan Pemerintah ancanan hukuman fitnah diturunkan hanya tinggal 2 tahun di UU ITE, shg berdasar alasan objektif pasal UU itu tidak bisa dipakai untuk nahan.
@PakKarti Tdk pernah respek dg politikus ini apalagi suka, gayanya angkuh dan tengil seakan akan negara ini dlm genggamannya
Ingat setiap org ada masanya semoga saat tiba masanya doi ngga nyungsep diakhir hidup
@qentrunx@aniesbaswedan@Kang_Bedjos Tau knpa org2 pintar dan cerdas tdk masuk di pemerintahan di 2 rezim ini ? Krn mereka punya integritas dan hati nurani
Ke 2 point tsb tdk berlaku di rezim skrg, contoh terbaru :
Kepala BGN
Wamen IMIPAS
Sebelum2 nya ??
Kualitas seorang pemimpin biasanya tercermin dari orang2 yg diangkatnya jd pembantunya
( Sdh diingatkan berkali-kali ) kalo program tsb rawan korupsi tak bergeming malah dijawab dg plesiran terus ke LN
https://t.co/4fuER12RzZ
Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dgn diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia. Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal.
Beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh progam PhD di Illinois, kami berjumpa langsung. Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11. Yg kami temui adalah diplomat muda yg cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dgn ketenangan diplomatik yg sulit ditiru.
Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia. Saya termasuk yg ia undang. Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yg ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global.
Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat.
@liaasister Di hari yg berbahagia ini bukannya Shalat Idul Adha bersama Rakyatnya yg mayoritas Muslim malah terbang ke negara lain
Ada yg bilang, dia cma mau berkuasa saja