a symbol of how messed up the system is.
in any decent country, someone with stage 4 nasopharyngeal cancer should be getting full support medical, financial, emotional and everything. but here, people like that are left to fight alone, hustling on the streets just to stay alive��
Setelah kebiasaan berkendara buru-buru, orang-orang di Jakarta juga pengen makanannya datang buru-buru. Karakter kota yang serba cepat tampak tersenggol saat ada yang hal melambatkan diri.😂
Menteri pertanian: "Karena ada juga pengamat maaf ternyata adalah musuh negara sebentar lagi maaf pak rektor guru besar tapi sebentar lagi kemungkinan besar di penjara."
"Tunggu Bapak Ibu berdoa saja mudah-mudahan dia pindah alam" lanjut Amran.
🚨 Nemanja Matic: “Onana said they’re way better than us? When you are one of the worst goalkeepers in Man United history, you need to take care what you’re talking about”.
“If it was Van der Sar, Schmeichel or de Gea saying that, ok… but Onana, he’s one of the worst”.
Beda kelas memang media yang udah pernah dibredel pemerintah sejak jaman orba. Diteror pake pala babi, dibalas dgn munculin wajah orang-orang dibaliknya. Seakan memberi pesan.. “ini wajah kami, kami ga ngumpet kaya pengecut macam lo”. Sehat-sehat @tempodotco@BocorAlusPol #KamiBersamaTempo 🫡
Buat adik2 polisi yg masih main gebuk orang yg udah dipegangin & gak melawan.
Jangan lupa, karma itu ada. Semoga anak cucu anda selalu dilindungi Tuhan.
Manusia yg kalian gebukin itu, seperak dua perak pajak yg dibayar dirinya / orang tuanya, bisa jadi sarapan anda pagi tadi.
Berita duka cita
Telah berpulang Bapak Nasrullah alias Mat Solar alias Bajuri
Senin, 17 Maret 2025
Pukul 22.30 WIB
di RS Pondok Indah
Abang, maafin Oneng belum bisa perjuangin hak Abang🥲
Call for International Attention!
This evening, @KontraS along with the Civil Society Coalition, expressed our strong objection to the continued discussion of the problematic and non-transparent revision of the TNI Law.
The TNI Bill contains problematic provisions that threaten democracy and human rights. Its revision risks undermining military professionalism and reviving the TNI’s Dual Function, allowing active military personnel to hold civilian positions—potentially leading to civilian exclusion, increased military dominance, and dual loyalty.
#TolakRUUTNI!