Rajin baca buku juga berasosiasi dengan penurunan risiko kematian
Iya bener, risiko kematian
Cukup 30 menit per hari aja
Penelitian di jurnal Social Science & Medicine melibatkan 3.635 orang dewasa, menemukan bahwa mereka yang rutin membaca buku minimal 30 menit per hari punya risiko kematian 20% lebih rendah dibanding yang tidak membaca buku.
GELAPNYA PENDIDIKAN KITA
Opini Kompas, 15 Maret 2025
Iman Zanatul Haeri
Cara memahami MBG dan makin tercekiknya guru serta makin mahalnya pendidikan
-Tread-
Ini kan sujud... 😭😭
Makanya Allah bilang, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolong. Memang masalah hidup gak langsung beres saat itu juga, tapi dengan sabar dan salat, pikiran jadi bersih dan jernih, sehingga bisa dipake buat cari solusinya.
Gua mulai rutin tidur malam minimal 7 jam bukan karena pengen produktif, tapi supaya gak marah-marah
Setelah baca satu systematic review dan meta-analysis di Sleep Medicine Reviews yang menganalisis 60 penelitian, gua baru paham bahwa kurang tidur punya hubungan kuat dengan kecenderungan marah dan perilaku agresif.
Pada beberapa studi eksperimental, orang yang sengaja dibatasi tidurnya 4–6 jam per malam menunjukkan peningkatan amarah, impulsivitas, dan reaktivitas emosi. Bukan karena mereka “orangnya pemarah”, melainkan karena otaknya lagi capek.
Kondisi kurang tidur bikin hormon stres meningkat, regulasi emosi terganggu, dan bagian otak yang tugasnya ngerem emosi jadi kurang optimal
Jadi kalian masih mau kurang tidur?
10jt Gen Z nganggur alias nggak punya pekerjaan.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data sekitar 9,89 juta penduduk usia muda (15-24 tahun, Gen Z) masih berstatus menganggur atau tanpa kegiatan.
Bahkan berdasarkan survey BI, dalam 6 bulan kedepan akan semakin sulit untuk mencari lapangan pekerjaan.
Why ini terjadi kepada gen Z ?
1. Semakin tinggi teknologi dan semakin berkurangnya lapangan pekerjaan yang digantikan oleh mesin dan AI.
Sebagai contoh kasir di restoran cepat saji yang dulu manual , di luar negeri dan mulai terlihat di beberapa store di Indonesia. Digantikan oleh self-checkout mesin
2. Supply dan demand yang tidak imbang
Generasi Z mendominasi di Indonesia, yaitu sebanyak 74,93 juta atau 27,94% dari total penduduk Indonesia.
Sedangkan lapangan pekerjaan yang tersedia untuk menerima kandidat baru di tahun 2024 cuma sebanyak 8867.
Jadi bisa kebayang kan kompetisi untuk mendapatkan pekerjaan ini.
3. Beberapa owner bisnis yang mengalami pengalaman yang kurang enak dengan staff genZ
Terlihat di beberapa sosmed, owner2 bisnis mengeluhkan perilaku Gen Z yang sangat sensitif ketika ditegor atau dimarahi oleh owner.
Sehingga para owner lebih memilih merekrut milenial ketimbang gen Z.
Source tiktok:
koko.lee84
michellevalencialie
Gimana menurut kalian para gen Z? komen dibawah 👇