Tetep jadi pembenci dengan aturan/kebijakan yang emang goblok, termasuk akun akun sampah yang selalu ngasih informasi without even trying to verify the facts. They're not informing people anymore. They're just selling narratives for engagement while showing their own stupidity
dari kisaran 16 ribuan sampai tembus 18 ribu sekian, dan sekarang pun masih ada di sekitar 17.961 per dolar, jadi wajar kalau orang msih ngelihat konteks besarnya dan ttp ngasih kritik. Dicaci maki aja nggak ckup bkin kenerja mereka bener, ditanya "mau kalian apasi?" Mnding bubar
Ditinggal temen kost, jadi sendirian di sini, feels kinda weird. Mungkin karena biasanya pulang kerja selalu ada yang diajak ngobrol, jadi pas sepi begini kerasa ada something missing aja
OTOMATIS JADI TANGGUNG JAWAB MAHASISWA. They're students, not a 24/7 emergency response team for the entire country. Cukup kolor, baju, sama celana aja yang digantung. Nasib lu jangan
Hadeh giliran mahasiswa turun ke jalan dibilang mahasewa, dituduh, ditunggangi, disuruh fokus kuliah. Tapi pas mahasiswa nggak demo, ditanya "mana gerakan mahasiswa?" Kocakkk. mahasiswa sering dituntut jadi moral compass negara, tapi kalau bersuara pasti ada aja yang curigain-
entahlah, kenapa gerakan mahasiswa sekarang gak ada yak?
- BEM SI? gak ada
- BEM NUS? gak ada
- FMEI (forum mahasiswa ekonomi indonesia)? gak ada, sibuk agenda internal
- ISMEI (Ikatan senat mahasiswa ekonomi indonesia) ? apalagi
- Ormek? gaada pergerakan konkrit
panggil aku seorang pesimis, keknya mahasiswa udah gabisa diharepin lagi deh~
Nih ya bang ganteng, at the most basic level fungsi mahasiswa itu belajar, berpikir kritis, social control, dan iron stock untuk masa depan. Mereka boleh nggak mengkritik kebijakan goblok? Boleh. Menyuarakan keresahan publik? Boleh. Tapi itu bukan berarti semua masalah negara-
@ardisatriawan Rupiah udah tembus 18 ribu tapi yang dibahas masih agenda luar negeri dan mbg. Nyari orang-orang yang brengsek dan suruh mereka angkat tangan, padahal bisa dimulai dari lu dulu yang angkat tangan anj, lu liat noh rupiah, anjlokkkkkk wokkkkk