👩🏻 : aku laper, gada uang
👨🏻 : gw tf
👩🏻 : mau brangkat kerja bensin gada
👨🏻 : gw tf
👩🏻 : tas ini lucu ya, pengen beli tp gada uang
👨🏻 : gw tf
diakhir dia bilang,
👩🏻 : "gw gapernah minta apa apa sama lu"
dia emg ga minta, tapi dia ngerangkai kata biar dapet iba. dan dengan polosnya dalam sebulan dia ngabisin 18jt. namun dicerita dia, gw hanya mokondo semata.
cc:threadariefate
Bro to bro
Dari first date
atau bahkan chat / telponan pertama kali,
Cewek udah bisa ngerasain,. lu bakal berpotensi jd cowoknya,
apa cukup temen aja
mirip perilaku alami sel telur yg memilih sperma, bukan sperma tercepat yg masuk.
Tapi sel telur yg milih sel sperma mana yg boleh masuk.
Bad news :
Mereka tetep minta lu effort meski mereka tau kalo mereka gak doyan sama lu 💀💀
Bad news lagi ?
Lu mau mau aja. Trus ngamok kalo udah habis duit banyak tetep ditolak 💀
Katanya cowo lebih suka dipenuhi egonya daripada dicintai…. sebenernya bukan gitu juga 😭
Cuma banyak cowo itu kalau egonya “kenyang”, langsung berubah jadi makhluk paling manis sedunia.
Dipuji dikit “wah kamu hebat ya”. Besoknya langsung rajin jemput, buka tutup pintu, kirim pap makan, tiba tiba jadi teknisi, bodyguard, sekaligus financial advisor 🤣
Karena buat banyak cowo, dihargai itu efeknya lebih dalem daripada sekadar dibilang “I Love You”. Cowo bisa tahan capek kerja, tahan dimarahin bos, tahan nongkrong dibilang “bebas”, tapi giliran dibilang “kamu tuh nggak guna” langsung error system. 💀
Sebenernya yang mereka mau bukan dimanja egonya terus, tapi pengen ngerasa “oh ternyata keberadaan gue ada gunanya ya.”
Dan lucunya, banyak cowo keliatan cuek soal cinta…. padahal dipuji sekali aja bisa diinget 7 tahun 😭
Jadi bukan lebih milih ego daripada cinta, tapi banyak cowo ngerasa dicintai lewat cara mereka dihargai. 😉
hidup lagi enak santai santainya fokus kerjaan biar bisa beliin diain dia ini itu, pas penasaran liat notif WA masuk dari laptopnya malah buka chat dia ma banyak cowo ehh tiap pagi good morning aje yg bangunin gw cokk malah good morningin laki lain "okei paitua" wkwwk kontol
"love should be fun"
aku kurang setuju dengan opini itu.
karena hubungan bukan tempat dua manusia sempurna yang saling membahagiakan terus-menerus.
hubungan adalah tempat belajar, bertumbuh, dan memilih satu sama lain bahkan di saat orang lain melihat kita gak punya alasan kenapa memilih untuk bertahan.
banyak orang bilang:
"cinta harusnya bikin bahagia."
"kalau gak bahagia, mungkin kita salah pasangan."
sebelum lebih jauh aku akan tanya satu hal, memangnya hidup selalu berjalan sesuai harapan?
karena nyatanya,
bahkan orang paling tulus pun kadang tetap gagal menjelaskan isi kepalanya.
dan yang paling menyakitkan,
ketika kita berusaha menjelaskan luka,
tetapi malah dianggap serangan.
banyak orang lupa kalau laki-laki juga manusia, laki-laki punya sisi vulnerable yang sering bahkan tidak diberikan kesempatan untuk hidup.
sejak kecil diajarkan:
jangan cengeng.
jangan terlalu perasa.
harus kuat.
harus bisa handle keadaan.
akhirnya banyak laki-laki tumbuh jadi manusia bingung yang sulit menjelaskan emosinya sendiri.
diam dibilang gak peduli.
menjelaskan dibilang membela diri.
jujur soal rasa takut dianggap lemah.
mencoba mempertahankan hubungan terlihat egois.
padahal laki-laki juga ingin dimengerti tanpa harus menjelaskan.
ingin didengar tanpa dihakimi dan disalahkan
ingin sekali ada seseorang yang berkata:
"aku ngerti kamu lagi cape.
gapapa kalau kamu belum bisa cerita sekarang.
aku di sini ya."
sayangnya, gak semua orang mau mencoba memahami sisi laki-laki yang gak pernah diajarkan cara meminta tolong.
hubungan yang dewasa itu bukan yang selalu tenang, tapi yang tetap memlih tinggal meski sama-sama sedang berantakan.
hubungan yang dewasa itu:
- tetap memilih saat tidak mudah.
- tetap bertahan saat tidak nyaman.
- tetap hadir saat keadaan tidak ideal.
karena kalau cinta hanya dipilih saat semuanya terasa menyenangkan dan sesuai harapan, sedikit rasa lelah dan bosan sudah terasa cukup untuk membuat seseorang pergi.
dan menurutku,
cinta yang tulus itu ketika seseorang tau bahwa dunianya sedang hancur, bahkan setelah melihat sisi diri kita yang paling sulit dicintai,
tapi ia memilih untuk bertahan dan bilang:
"aku percaya kamu bisa lewatin semuanya, kamu lebih kuat dari yang kamu bayangkan. kita hadapi sama-sama ya."
karena pada akhirnya,
setiap manusia cuma ingin satu hal:
punya tempat pulang
tanpa takut disalahpahami.